Hal ini diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Komunikasi, Hadi M Djuraid, melalui akun Facebook seperti dikutip detikFinance, Senin (14/8/2017).
Di akun Facebook, Hadi juga memperlihatkan foto Dahlan yang sedang mengutak-utik mobil Jaguar berwarna abu-abu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadi menuturkan, Dahlan ingin memperlihatkan kepada masyarakat luas bahwa mobil sekelas Jaguar saja bisa dijadikan mobil listrik, tentu mobil lain juga bisa.
"Biar orang lihat, Jaguar saja bisa apalagi mobil sekelas Xenia," tutur Hadi menirukan ucapan Dahlan.
Dalam pertemuannya dengan Dahlan pada Sabtu (12/8/2017) kemarin, Hadi kembali menjajal Tesla milik Dahlan Iskan.
"Kali ini dengan rute lumayan panjang, termasuk menggeber tarikannya yang mak wwuusssh," ujarnya.
Kepada Hadi, Dahlan juga banyak bercerita banyak hal seputar mobil listrik. "Untuk Indonesia lebih baik," tutup Hadi.
Foto: Dok. Facebook Hadi M Djuraid |
Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini telah mengeluarkan instruksi tertulis yang isinya memerintahkan agar pengembangan mobil listrik didukung oleh semua kementerian dan lembaga terkait.
Aturan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) disiapkan supaya pengembangan mobil listrik tidak hanya jadi wacana.
Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andy N Sommeng, mengungkapkan bahwa Perpres memberi penugasan yang jelas kepada semua kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat pengembangan mobil listrik.
"Isinya menugaskan kepada pihak-pihak terkait, semua kementerian dan lembaga, untuk mempercepat," kata Andy kepada detikFinance, pekan lalu.
Lalu dalam Perpres juga akan ditetapkan bahwa mobil listrik dibebaskan dari Bea Masuk dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPN BM). Pajak untuk mobil listrik dibuat rendah supaya harganya kompetitif, bisa bersaing dengan mobil-mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Kalau mobil listrik tak diberi insentif pajak, harganya jadi lebih mahal dibanding mobil konvensional, tentu masyarakat enggan membelinya. (mca/ang)












































Foto: Dok. Facebook Hadi M Djuraid