Rakyat Papua Dulu Beli BBM Mahal, Jokowi Pastikan Sekarang Tidak Lagi

Rakyat Papua Dulu Beli BBM Mahal, Jokowi Pastikan Sekarang Tidak Lagi

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rabu, 16 Agu 2017 12:10 WIB
Rakyat Papua Dulu Beli BBM Mahal, Jokowi Pastikan Sekarang Tidak Lagi
Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan hak yang sama. Termasuk dalam soal harga barang. Seperti rakyat Papua yang dulunya harus membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat mahal.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI, Rabu (16/8/2017).

"Bertahun-tahun saudara-saudara kita di Tanah Papua harus membeli BBM dengan harga sangat mahal, harganya berpuluh- puluh kali lipat dengan harga yang dibeli oleh saudara kita di pulau Jawa atau Sumatera. Hal ini tidak boleh terjadi di Negeri Pancasila," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah menerapkan BBM satu harga, melalui PT Pertamina persero. Sekarang sudah 22 daerah terpencil, termasuk Papua yang menikmati harga yang sama seperti di Jawa.

"Pemerintah menerapkan kebijakan BBM satu harga, sehingga saudara-saudara kita di Tanah Papua menikmati harga yang sama dengan harga di Jawa dan daerah lain di Indonesia," tandasnya.

Tidak hanya hal itu, Jokowi juga inginkan para petani, nelayan, buruh, ulama, pedagang pasar, tokoh agama, guru, aparatur sipil negara, TNI, POLRI, pers, budayawan, mahasiswa, dan lainnya bisa bergerak bersama, maju bersama, sejahtera bersama.

"Kita tidak ingin kesejahteraan hanya dinikmati oleh seseorang atau sekelompok orang. Inilah janji kemerdekaan yang harus kita segera wujudkan, yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut mewujudkan ketertiban dunia," pungkasnya. (mkj/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads