Follow detikFinance
Kamis 17 Aug 2017, 19:05 WIB

53 Desa di Kalimantan Kini Terang Benderang

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
53 Desa di Kalimantan Kini Terang Benderang Foto: Pool/PLN Kalselteng
Jakarta - PT PLN (Persero) memasok listrik ke 53 desa yang tersebar di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Rinciannya, 17 desa berada di Kalsel dan 36 desa di Kalteng. Pasokan listrik ini sebagai kado ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-72.

17 desa di Kalsel itu antara lain desa Penampaan, Begandis, Bugis, Gunung Makmur dan Batakan di Kabupaten Tanah Laut. Desa Tinggiran 2, Pulau Sugara, Sei Bamban dan Murung Raya di Kabupaten Barito Kuala. Desa Magalau Hulu-Hilir dan Tebing Tinggi di Kabupaten Kotabaru. Desa Trans Angsaba dan Sei Loban di Kabupaten Tanah Bumbu. Desa Ampinang dan Marajai di Kabupaten Balangan. Desa Sialing di Kabupaten Tabalong serta Desa Tunggul Belanti di Kabupaten Tapin.

Sedangkan 36 desa di Kalteng antara lain desa Sei Paken, Patas, Temparak Layung, Temparak Layung Dalam, Bantai Baburai, Bantai Baburai Dalam, Rampamea dan Tapen Raya di Kabupaten Barito Selatan. Desa Baliti, Hajak, Sikui, Mukut, Saripoi, Montalat, Ketapang, Rarawa dan Malungai di Kabupaten Barito Utara. Desa Telang Baru dan Jurubanu di Kabupaten Barito Timur.

Kemudian Desa Tumbang Tambirah, Tumbang Empas, Tuyun dan Karitak di Kabupaten Gunung Mas. Desa Sukarejo, Suka Makmur, Panca Jaya, Ringin Agung, Bumi Jaya, Asam Baru, Suka Mulya dan Warna Tirta di Kabupaten Seruyan. Desa Sembikuan dan Nibung Terjun di Kabupaten Sukamara. Desa Buntut Bali dan Runtu di Kabupaten Katingan serta desa Cilik Riwut Km 12 di Palangka Raya.

General Manager PLN Kalsel dan Kalteng, Purnomo, menjelaskan dengan tambahan 17 desa yang telah berhasil dialiri listrik, saat ini Rasio Desa Berlistrik di Kalsel telah mencapai 96,5 %. Itu artinya hanya tinggal tersisa 71 desa lagi yang akan dialiri listrik. PLN sendiri menargetkan pada akhir tahun 2019 seluruh desa di Kalimantan Selatan akan berlistrik.

"Kami bersyukur dapat memberikan kemerdekaan berupa penerangan listrik kepada masyarakat di 17 desa tersebut. Namun kami tidak berhenti sampai di sini, setelah 17 desa ini, saat ini kami masih berusaha segera menyelesaikan pembangunan jaringan listrik bagi 15 desa lainnya, sehingga kami berharap tahun ini kami dapat menyelesaikan total 32 desa," ujar Purnomo, dalam keterangan tertulis, Kamis (16/8/2017).

Selain itu, Purnomo mengatakan, dengan tambahan 36 desa tersebut yang telah berhasil dialiri listrik, artinya pada Agustus ini rasio desa berlistrik di Kalteng menjadi 85,5 %. Selanjutnya, masih ada 226 desa lagi yang akan dilistriki, sehingga ditargetkan pada akhir tahun 2021 seluruh desa di Kalimantan Tengah dapat menikmati listrik.

"Tantangan terbesar kami melistriki desa di pelosok Kalimantan Tengah salah satunya adalah kondisi akses jalan yang luar biasa sulit, sehingga kami bersyukur berhasil memberikan kado kemerdekaan berupa aliran listrik kepada 34 desa tersebut," tutur Purnomo.

Purnomo menambahkan, menerangi Desa-Desa yang belum berlistrik merupakan komitmen PLN untuk terus mendukung Nawa Cita Presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa-desa. Keberhasilan PLN ini juga merupakan wujud nyata dalam mewujudkan cita-cita menuju Kalimantan terang.

"Kebutuhan akan listrik tidak bisa ditawar lagi, listrik telah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Sehingga PLN akan terus bekerja keras memerdekakan masyarakat di pelosok desa dengan cara menghadirkan listrik," pungkas Purnomo. (hns/mkj)
pln
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed