Luhut Ingin Mayoritas Saham Freeport Sudah Dipegang RI di 2021

Luhut Ingin Mayoritas Saham Freeport Sudah Dipegang RI di 2021

Ray Jordan - detikFinance
Rabu, 23 Agu 2017 15:15 WIB
Luhut Ingin Mayoritas Saham Freeport Sudah Dipegang RI di 2021
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menko Bidang Maritim Luhut Panjaitan mendukung pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan tentang keharusan PT Freeport Indonesia melakukan divestasi atau penjualan saham sampai dengan 51%.

"Negosiasi masih berjalan. Apa yang disebut oleh Pak Jonan bahwa Freeport harus divestasi, ya memang begitu. Memang kita harus 51%," ungkap Luhut di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Luhut menginginkan agar proses peralihan saham juga tidak memakan waktu lama. Targetnya pada 2021 mendatang, Freeport secara mayoritas sudah menjadi milik Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lagi diomongin. Kita sih mau 2021 sudah selesai semua. Kita sudah mayoritas. Masak enggak boleh? Memang kan UU-nya itu pemerintah, BUMN, BUMD baru private sector," paparnya.

Selain divestasi, maka Freeport juga harus membangun pabrik pengolahan dan pemurnian atau smelter. Terkait pajak, Luhut mengaku pihak pemerintah masih perlu pembicaraan lanjutan dengan Freeport.

"Dia maunya nail down, artinya pajak itu sama terus. Sebenarnya kita juga enggak keberatan, wong kecenderungan pajak kita akan turun kok. Tapi sekarang lagi dibicarain mengenai kewajiban ke daerah, dan sebagainya," terang Luhut. (mkj/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads