Follow detikFinance
Selasa 05 Sep 2017, 19:45 WIB

Kalau Gas Singapura Lebih Murah, RI Pertimbangkan Impor

Michael Agustinus - detikFinance
Kalau Gas Singapura Lebih Murah, RI Pertimbangkan Impor Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan, hari ini mengundang PT PLN (Persero) untuk membahas rencana kerja sama dengan perusahaan asal Singapura, Keppel Offshore and Marine.

Luhut membuka peluang jual-beli LNG dan penggunaan infrastruktur gas Singapura. Menurutnya, bisa saja pasokan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) Singapura lebih murah dibanding gas lokal dari Indonesia Timur.

"Mereka mungkin swap dengan LNG kita, kita lihat cost-nya, kalau memang lebih murah kita pertimbangkan. Kalau kita bawa LNG kita dari Indonesia Timur ke sini kan bisa lebih mahal," kata Luhut saat ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Berdasarkan hasil rapat dengan PLN, Luhut menambahkan, ada peluang efisiensi dari kerja sama dengan Singapura ini.

"PLN tadi melaporkan peluang mereka (Singapura) lebih murah itu cukup baik," ucapnya.

Adanya kerja sama dengan Singapura ini, kata Luhut, dapat mendorong produsen gas dan pemilik infrastruktur gas di dalam negeri untuk lebih efisien.

"Ini menantang yang lain juga kalau dia (Singapura) bisa murah," tutupnya. (mca/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed