Follow detikFinance
Kamis 14 Sep 2017, 17:55 WIB

Ilham Habibie: Jangan Jadi Importir, RI Harus Bikin Mobil Listrik

Danang Sugianto - detikFinance
Ilham Habibie: Jangan Jadi Importir, RI Harus Bikin Mobil Listrik Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance
Jakarta - Pemerintah tengah mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) dalam mengembangkan mobil listrik. Salah satu isi dari rancangan Perpres tersebut adalah keringanan bea masuk untuk impor mobil listrik.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Telematika, Penyiaran dan Ristek, Ilham Habibie mengatakan, impor mobil listrik boleh saja asalkan hanya sekadar buat percontohan.

"Tidak ada masalah impor asal ada rencana berikutnya. Hanya untuk kita pelajari. Lalu kita buat sendiri, jangan impor terus," tutur Ilham saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (13/9/2017).


Menurut putra dari Mantan Presiden BJ Habibie ini, cara yang paling cepat untuk mengembangkan mobil listrik memang dengan mencontoh secara langsung.

Namun dia khawatir pemerintah keterusan melakukan impor mobil listrik dalam bentuk utuh (completely build up/CBU), ujung-ujungnya industri di tanah air tidak mendapatkan peluang.

Pemerintah saat ini tengah mempertimbangkan apakah akan melakukan impor mobil listrik dalam bentuk CBU atau dalam bentuk terurai alias Completely Knock Down (CKD) saja, kemudian dirakit di dalam negeri.

Ilham lebih menyarankan agar pemerintah memberikan insentif bea masuk mobil listrik dalam bentuk CKD. Dengan begitu pelaku industri tanah air bukan hanya bisa belajar tapi juga bisa memiliki peluang untuk bersaing dengan mobil listrik negara lain.


"Insentif dalam bentuk komponen lebih diperlukan. Khawatirnya tidak bisa bersaing dengan produk yang nantinya mungkin diimpor secara utuh sehingga dia lebih murah," tukasnya. (mca/mca)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed