Follow detikFinance
Kamis 14 Sep 2017, 19:47 WIB

Bakal Ada Kebun Angin Raksasa di Sulsel, Ini Manfaatnya

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Bakal Ada Kebun Angin Raksasa di Sulsel, Ini Manfaatnya Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Dalam waktu kurang dari satu tahun lagi, Indonesia akan memiliki pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) atau kebun angin pertama sepanjang sejarah. PLTB tersebut adalah PLTB Sidrap yang berlokasi di di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

Rampungnya pembangkit bertenaga turbin angin raksasa ini dipercaya akan membawa sejumlah perubahan pada daerah tempat pembangunannya.

Berdasarkan data dari UPC Renewables, seperti dikutip detikFinance, Kamis (14/9/2017), keberadaan turbin-turbin raksasa yang ada akan dapat menarik perhatian ribuan wisatawan, murid dan masyarakat. PLTB Sidrap yang berlokasi di wilayah pegunungan, dapat menjadi lokasi tujuan wisata yang ramah lingkungan.

Para pendatang dipercaya dapat memicu kegiatan bisnis baru di wilayah sekitar. Sejalan dengan itu, maka tambahan dan fasilitas wisata baru lainnya pun dapat dibangun untuk menarik lebih banyak pengunjung ke wilayah tersebut. Kemudian, arus kedatangan pengunjung yang tetap pada akhirnya akan menambah arus pendapatan yang berkelanjutan bagi penduduk lokal.

Dan yang paling penting, dibangunnya PLTB Sidrap di Sulawesi Selatan juga dianggap menjadi awal keberlanjutan masa depan ketahanan energi Indonesia. Pasalnya, dengan biaya investasi yang cukup besar dan dibangun oleh investor dari luar, PLTB Sidrap bakal menjadi simbol energi baru yang bersih di masa depan.

"Saya kira itu merupakan satu momen yang paling bagus bagi energi terbarukan, karena ini merupakan unit komersial yang cukup besar yang pertama. Posisinya ada di luar Jawa, dan semua teknologi dibawa dari Eropa. Ini bisa menjadi model bagi penerapan energi terbarukan di Indonesia," kata Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Surya Dharma saat ditemui di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Dengan kapasitas 75 MW, PLTB Sidrap diproyeksi mampu mengalirkan listrik untuk 70.000 pelanggan di Sulsel dengan daya listrik rata-rata 900 VA. Jumlah ini setara dengan 7% pasokan listrik untuk seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Tambahan ini pun akan membantu rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan bahkan cadangan daya sistem Sulsel akan menjadi sebanyak 500 MW di tahun 2018. (eds/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed