"Mobil listrik 20-30 tahun lagi enggak akan mayoritas menurut saya," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, dalam acara Pertambangan dan Energi Expo 2017, di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/9/2017).
Perkembangan mobil listrik di Indonesia, kata Jonan, bisa saja berjalan mulus jika adanya insentif dari pemerintah. Sampai saat ini, usulan mengenai pembatasan penjualan mobil berbahan bakar fosil di 2040 belum disepakati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika pembatasan produksi mobil berbahan bakar fosil dibatasi di 2040, maka kemungkinan penggunaan mobil listrik yang masif baru bisa dirasakan paling cepat 10 tahun kemudian.
"Kalau dibuat begitu mungkin tantangannya besar. Sampai 2039 mobil jalan masih ada penjualan, 2050-2060 selesai," tambah Jonan. (ara/wdl)











































