Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial meminta SPBU Vivo tidak beroperasi sampai mendapatkan Surat Keterangan Penyalur (SKP).
"Sampai saat ini sudah kita minta tidak beroperasi sampai SKP selesai. Nanti siang ini dapat laporan dari hasil koordinasi Direktur Hilir dengan pihak mereka," ujar Ego dalam acara Pertambangan dan Energi Expo 2017 di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Siapa Pemilik SPBU VIVO di Cilangkap? |
"Itu, yang jelas sedapat saya PT NEPI katanya dapat izin salurkan Ron 88 saat ini, tapi ini sedang kita cek," kata Ego.
Agar dapat menyalurkan BBM sendiri, lanjut Ego, PT NEPI harus memiliki kilang minyak sendiri untuk menyimpan cadangannya.
"Secara kewajiban mau menyalurkan BBM sendiri harus bangun kilang," ujar Ego.











































