Kementerian ESDM Belum Izinkan SPBU Vivo Beroperasi

Kementerian ESDM Belum Izinkan SPBU Vivo Beroperasi

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rabu, 27 Sep 2017 14:40 WIB
Kementerian ESDM Belum Izinkan SPBU Vivo Beroperasi
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum restui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Vivo di Jalan Raya Cilangkap, Jakarta Timur, beroperasi. Pemilik SPBU Vivo, yaitu PT Nusantara Energy Plant Indonesia (NEPI), diminta untuk melengkapi perizinannya terlebih dahulu sebelum beroperasi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial meminta SPBU Vivo tidak beroperasi sampai mendapatkan Surat Keterangan Penyalur (SKP).

"Sampai saat ini sudah kita minta tidak beroperasi sampai SKP selesai. Nanti siang ini dapat laporan dari hasil koordinasi Direktur Hilir dengan pihak mereka," ujar Ego dalam acara Pertambangan dan Energi Expo 2017 di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ego menambahkan, pihaknya akan mengecek lebih lanjut izin usaha PT NEPI selaku pemilik SPBU Vivo dalam menjual BBM. Sehingga kemudian bisa diputuskan SPBU Vivo bisa beroperasi atau tidak.


"Itu, yang jelas sedapat saya PT NEPI katanya dapat izin salurkan Ron 88 saat ini, tapi ini sedang kita cek," kata Ego.

Agar dapat menyalurkan BBM sendiri, lanjut Ego, PT NEPI harus memiliki kilang minyak sendiri untuk menyimpan cadangannya.

"Secara kewajiban mau menyalurkan BBM sendiri harus bangun kilang," ujar Ego.

(ara/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads