Jumlah Lapangan Migas di RI Turun, Kenapa?

Jumlah Lapangan Migas di RI Turun, Kenapa?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 27 Okt 2017 12:45 WIB
Jumlah Lapangan Migas di RI Turun, Kenapa?
Foto: Reuters
Jakarta - Hingga September 2017, total lapangan atau wilayah kerja (WK) minyak dan gas (migas) di Indonesia adalah 264. Angka ini menurun dibandingkan posisi 2016 yang sebanyak 280 WK.

Jumlah WK yang ada di Indonesia juga menurun dibandingkan 2015 dengan jumlah 312 WK dan di 2014 sebanyak 318 WK.

"Sebelumnya tahun 2016 ada 280 WK. Kemarin-kemarin turun menjadi 272, kemudian menjadi 270, sekarang 264," kata Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi, dalam jumpa pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 264 WK yang ada, 143 berada ada di darat (onshore), 87 WK di laut (offshore), dan 34 WK di darat dan laut. Dari 264 WK tersebut, 87 di antaranya sudah memasuki tahap eksploitasi, 126 WK tahap eksplorasi, 51 WK non konvensional

Amien mengatakan, turunnya jumlah WK migas dikarekana ada sebagian WK yang diterminasi. Kemudian pada beberapa WK juga dihentikan operasinya karena operator tidak memiliki dana yang cukup.

"Turunnya jumlah WK karena ada WK diterminasi sebagian. WK KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) masuk kategori KKKS dhuafa, karena tidak punya dana enggak berhasil melaksanakan komitmen sampai periode eksplorasi berakhir," kata Amien. (ara/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads