Jumlah WK yang ada di Indonesia juga menurun dibandingkan 2015 dengan jumlah 312 WK dan di 2014 sebanyak 318 WK.
"Sebelumnya tahun 2016 ada 280 WK. Kemarin-kemarin turun menjadi 272, kemudian menjadi 270, sekarang 264," kata Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi, dalam jumpa pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amien mengatakan, turunnya jumlah WK migas dikarekana ada sebagian WK yang diterminasi. Kemudian pada beberapa WK juga dihentikan operasinya karena operator tidak memiliki dana yang cukup.
"Turunnya jumlah WK karena ada WK diterminasi sebagian. WK KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) masuk kategori KKKS dhuafa, karena tidak punya dana enggak berhasil melaksanakan komitmen sampai periode eksplorasi berakhir," kata Amien. (ara/wdl)











































