Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 09 Nov 2017 18:39 WIB

Cadangan Migas di Blok Mahakam Bisa Bertahan 20 Tahun

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Cadangan minyak dan gas bumi di Blok Mahakam, Kalimantan Timur diperkirakan bertahan hingga 20 tahun ke depan.

Saat ini, cadangan yang tersisa atau total remaining reserve untuk minyak dan kondensat sebesar 57 juta barel minyak (million barrel oil/MMbo) dan gas sebesar 4,9 triliun standar kaki kubik (trillion standard cubic feet/tscf).

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Bambang Manumayoso dalam jumpa pers di salah satu restoran, Jakarta Pusat, Kamis (9/11/2017).

"Cadangan sesuai dengan yang natural decline dan sebagainya bisa sampai 20 tahun," kata Bambang.

Produksi minyak bumi di tahun depan pun ditargetkan mencapai 48.000 barel per hari. Sedangkan produksi gas ditargetkan sebesar 1.100 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD).

"2018 48.000 barel dan 1.100 MMSCFD. Kelihatannya kita akan tambah lagi kita harus ngebor sumur sebanyak mungkin," kata Bambang.

Produksi gas di 2019 pun ditargetkan mencapai 1.207 MMSCFD dan di 2020 menjadi 1.268 MMSCFD. Sedangkan produksi minyak bumi juga ditargetkan bertambah seiring dilakukannya pengeboran sumur.

Di tahun mendatang, perseroan mengalokasikan biaya investasi dan operasi Blok Mahakam sebesar US$ 1,8 miliar. Seluruh dana tersebut akan didapat dari kas internal perusahaan.

"Dari sisi investasi US$ 700 juta dan anggaran biaya operasi (ABO) US$ 1-1,1 juta," tutur Bambang. (ara/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed