Follow detikFinance
Selasa 14 Nov 2017, 12:09 WIB

Ini Alasan Netizen Tolak Daya Listrik 1.300-3.300 VA Dihapus

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Ini Alasan Netizen Tolak Daya Listrik 1.300-3.300 VA Dihapus Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) berencana menyederhanakan golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi. Namun banyak netizen menolak wacana ini.

Dari hasil polling detikFinance yang dilakukan di jejaring sosial Twitter, hasilnya adalah sebagai berikut:


Polling tersebut diikuti oleh 6.960 responden. Hasilnya 27% menyatakan setuju, 64% menyatakan tidak setuju, dan 9% tidak peduli dengan rencana pemerintah ini.

Poliing digelar sejak pukul 14.00 WIB Senin kemarin, dan ditutup pada pukul 10.00 WIB Selasa 14 November 2017 alias hari ini.

Berikut alasan para pembaca yang menolak penghapusan daya listrik itu:

@uutpribadi
perlu dikaji lagi utk menghapus listrik 1330-3300va. k 1. kalo daya listrik RT cukup dengan 1300 kenapa mesti pake yg lebih besar? 2. pertimbangkan penghasilan bulanan masyarakat (gol. midle), utk mencukupi kebutuhan selain listrik saja sudah sangat mepet. misal, di jateng... gaji kary 4jt/ bln, buat nyekolahin anak, kebutuhan sehari dll. 3. menghapus listrik & menaikkan =pastinya akan berimbas pada kenaikan harga.

@marsudijaya
Tidak setuju dengan adanya penghapusan daya listrik 1.300 - 3.300 VA jika menteri ESDM beralasan kenaikannya hanya untuk peningkatan konsumsi listrik. jika rencana penghapusan ditujukan untuk produktif bukan konsumsi mungkin akan lebih baik, perlu sosialisasi program dalam rangka peningkatan konsumsi listrik yang produktif di bidang rumah tangga. sehingga rakyat indonesia pada tingkatan rumah tangga dapat menghasilkan produk-produk yang bernilai ekonomi guna peningkatan penghasilan nasional

@sujatnot
Aneh saja, masyarakat malah didorong utk menggunakan listrik sebesar-besarnya. Padahal kita selalu digembar-gemborkan utk hemat energi. Bahkan ada hari listrik dimana kita dianjurkan utk mematikan listrik selama satu jam. Aneh saja, ide siapa ini?! cara mendapatkan uang dari rakyat sdh rada ngawur! Tarif listrik sekarang saja sdh sgt terasa mahal, lantas kontrol batas dilepas. Hhh...

@bayu_efex
Tidak setuju. Harganya tidak naik, tapi dapat memicu peningkatan konsumsinya.. Sayangilah bumi dengan hemat energi, bukan malah diharapkan meningkat.. pffhh

Untuk melihat komentar-komentar pembaca lainnya cek di berita ini:

(ang/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed