Follow detikFinance
Jumat 24 Nov 2017, 20:18 WIB

Hore! Kabupaten di Papua Ini Nikmati Harga BBM Seperti di Jawa

Wilpret Siagian - detikFinance
Hore! Kabupaten di Papua Ini Nikmati Harga BBM Seperti di Jawa Foto: Dok. Istimewa
Jayapura - Masyarakat di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat merasa senang bisa menikmati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sama dengan di Jawa. Ini karena PT Pertamina (Persero) membuka SPBU Kompak yang melayani program BBM Satu Harga, di kecamatan Suasapor, Tambrauw yang Jumat, (24/11/2017).

Peresmian SPBU Kompak oleh Kepala BPH Migas M.Fanshurullah Asa, Direktur Pengawasan Hilir Migas, Harya Adityawarman, Wakil Bupati Tambrauw Mesak Matusalak Yekwam dan General Manager Marketing Operation Region VIII Maluku Papua Made Adi Putra.

Made menjelaskan, SPBU Kompak ini merupakan bagian dari Program BBM Satu Harga untuk seluruh Indonesia.

"Saat ini secara nasional Pertamina sudah merealisasikan 29 titik lembaga penyalur BBM di wilayah 3T (terdepan, terjauh dan terluar) di seluruh Indonesia," ujar Made Adi.

Khusus untuk wilayah di Papua dan Papua Barat sudah tersedia tiga belas titik lembaga penyalur BBM satu harga.

"Sampai Akhir November 2017, untuk wilayah Papua & Papua Barat, Pertamina sudah merealisasikan 13 dari target 16 lokasi BBM 1 harga sampai tahun 2017 sebagaimana ditugaskan pemerintah dalam lampiran Permen ESDM No 36 tahun 2016," terang Made.

SPBU Kompak di Tambrauw yang baru saja diresmikan akan menjual produk Solar dengan harga Rp 5.150/liter, dan Premium Rp. 6.450/liter. Sama seperti titik lembaga penyalur lainnya dalam Program BBM satu harga ini, SPBU Kompak terletak di daerah yang sulit diakses.

Untuk menyuplai SPBU tersebut, Pertamina mengirim BBM dari Terminal BBM Sorong dengan menempuh medan perjalanan yang sebagian masih berupa tanah. Kondisi ini membuat pengiriman BBM menggunakan truk kapasitas kecil 2,5 KL dan dibutuhkan beberapa kali ritase.

"Untuk mendistribusikan BBM ke Tambrauw, distribusi dari TBBM Sorong tantangan operasional belum bisa menggunakan mobil tangki berukuran besar sehingga untuk memenuhi kebutuhan alokasi di SPBU tersebut dilakukan pengiriman melalui truk kecil dengan beberapa kali ritase," jelas Made.

BBM satu harga dicanangkan Pemerintah untuk mengupayakan pemerataan biaya di seluruh Indonesia dan sebagai salah satu implementasi Instruksi Presiden serta merealisasikan Peraturan Menteri ESDM No.36 Tahun 2016, perihal percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) & Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) secara nasional sejak 1 Januari 2017.

Wakil Bupati Tambrauw Mesak Matusalak Yekwam mengapresiasi Pertamina yang telah mewujudkan program BBM 1 Harga di Kecamatan Sausapor Kabupaten Tambrauw itu.

"Mewakili masyarakat Tambrauw saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah mewujudkan keadilan di bidang energi bagi masyarakat setempat. Sebelumnya harga bbm di Tambrauw mencapai Rp 20.000 per liter, kini masyarakat dapat menikmati BBM premium dengan harga Rp6.450/liter dan solar seharga Rp5.150/liter. Tentunya hal ini akan meringankan beban masyarakat", kata Mesak di Tambrauw , Papua Barat.

Pada kesempatan itu Kepala BPH Migas M.Fanshurullah Asa menegaskan bahwa pembangunan SPBU di wilayah 3T ini bukan merupakan hal yang mudah mengingat geografis dan ongkos angkut yang tinggi sehingga perlu diperhatikan tepar sasaran. Sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo, harus ada rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Jadi harga BBM seperti di Hawa harus bisa dirasakan diseluruh wilatah Papua. Untuk itu perlu ada pengawasan dari Pemerintah Daerah dan Aparat agar penyaluran BBM Satu Harga ini tepat sasaran," pungkas Fanshurullah. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed