Follow detikFinance
Selasa 05 Dec 2017, 20:00 WIB

Laporan dari Shanghai

Bos PLN Belajar Energi Terbarukan Hingga ke China

Niken Widya Yunita - detikFinance
Bos PLN Belajar Energi Terbarukan Hingga ke China Ilustrasi Energi Terbarukan (Foto: Hasan Alhabshy)
Sanghai - Dirut PLN Sofyan Basir melakukan serangkaian studi banding pengembangan energi terbarukan di China. Hasil studi banding akan digunakan dalam pembahasan pengembangan energi terbarukan untuk pembangkit listrik.

Berkenaan dengan itu, Sofyan sampai meninjau perusahaan penyedia infrastruktur listrik dari China Dongfang Huansheng Photovoltaic (PV).

"Terkait ke China, kami melihat energi terbaru dan terbarukan untuk melihat pabriknya secara langsung," ujar Sofyan di Dongfang Huansheng Photovoltaic di Jiangsu, China, Selasa (5/12/2017).

Direktur Ekonomi PLN Sarwono Sudarto, Strategic Procurement Director PLN Supangkat Iwan Santoso, Corporate Planning Director PLN Syofvi Felienty Roekman, Direktur Bisnis area Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PLN Djoko Rahardjo Abumanan, General Manager PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan R Bambang Anggono dan Direktur Human Capital Management PLN Muhammad Ali.

Sofyan mengajak Rektor ITB Kadarsah Suryadi, Rektor ITS Joni Hermana, Rektor IPB terpilih Arif Satria, Rektor Universitas Udayana Anak Agung Raka Sudewi, perwakilan Rektor UI Bambang Wibawarta, dan perwakilan dari Undip serta UGM.

Selain itu anggota Dewan Energi Nasional Tumiran dan pakar manajemen dan ekonomi bisnis UGM Fahmy Radhi.

Sofyan juga bertanya mengenai masalah-masalah teknis dan keuangan.

"Semoga kita bisa dapat yang terbaik dan harga termurah nanti (saat) ditawarkan oleh kontraktor untuk panel surya," ucap mantan Dirut BRI ini.

Sofyan menuturkan, kunjungan ini ingin mengetahui masalah teknik dan keuangan pabrik panel surya di Dongfang. Sofyan menambahkan, energi terbarukan di Indonesia kini sudah mencapai 12 persen dari total kebutuhan energi. Nantinya akan meningkat menjadi 23 persen pada 2026.

Sofyan mengungkapkan, panel surya sudah banyak di Cirata, Jabar. Ada juga panel surya yang diinstal di beberapa bendungan-bendungan besar, rata-rata 300-400 Megawatt untuk tahun depan.

COO Dongfang Huansheng, Han Zhiqiao menyambut baik kedatangan Sofyan. Pihak Dongfan juga sudah 3 kali datang ke PLN.

Setelah ditunjukkan profil perusahaan dan diskusi, dilanjutkan dengan kunjungan ke pabrik. Pabrik itu menghasilkan panel surya.

Dongfang Huansheng PV didirikan tahun 1984 dan milik pemerintah China. Produk perusahaan tersebut yakni pembangkit listrik manufaktur. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed