Follow detikFinance
Selasa 05 Dec 2017, 20:43 WIB

RI Tunda Gabung Lagi Jadi Anggota OPEC

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
RI Tunda Gabung Lagi Jadi Anggota OPEC Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan Indonesia menunda keanggotaan di dalam Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) alias negara-negara pengekspor minyak bumi.

Sebelumya, pada Juni 2017 lalu Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) meminta Indonesia untuk mengaktifkan kembali keanggotaan di OPEC. Permintaan tersebut disampaikan secara langsung oleh Menteri Energi Arab Saudi dan Menteri Energi UEA kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Ditundanya keanggotaan Indonesia ke dalam organisasi negara pengekspor minyak, kata Arcandra, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kita sesuai dengan arahan Pak Presiden tetap di-freeze dulu. Sudah beberapa bulan yang lalu suratnya," kata Arcandra di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Disinggung mengenai alasan penundaan keanggotaan OPEC, Arcandra enggan menjelaskan lebih rinci. Hingga saat ini ia menegaskan Indonesia belum mau masuk lagi menjadi anggota OPEC.

"Beberapa alasannya yang jelas keputusannya akan tetap di-freeze dulu," kata Arcandra.

Meski belum bergabung lagi menjadi negara anggota OPEC, Arcandra mengatakan kalau tidak menutup kemungkinan mengimpor dari negara anggota OPEC asalkan harganya terjangkau.

"Iya ditawari, terus kita jawab bahwa kita tetap lihat kondisi untuk di-freeze. Jawabnya sebulan yang lalu," ujar Arcandra (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed