Follow detikFinance
Kamis 07 Dec 2017, 10:41 WIB

Laporan dari Ningbo

PLTU Jawa 7 Harus Beres 2019, Dirut PLN Terbang ke China

Niken Widya Yunita - detikFinance
PLTU Jawa 7 Harus Beres 2019, Dirut PLN Terbang ke China Foto: Niken Widya Yunita
Jakarta - PLN akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) IPP Jawa 7 di Banjarnegara, Banten. Proyek tersebut dikembangkan konsorsium PT Shenhua Guohua dari Ninghai Power Plant dan PT Pembangkit Jawa Bali Investasi.

Proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2019. Untuk memastikan itu, Dirut PLN Sofyan Basir meninjau Ninghai Power Plant di Ningbo, China, Rabu (5/12/2017).

Ninghai merupakan pembangkit listrik yang dibangun China Shenhua Energy Company. Pembangkit itu berkapasitas 4 x 600 MW dan 2 x 1.000 MW. Rencananya PLTU Jawa akan menggunakan teknologi dan peralatan serupa dari Ninghai Power Plant.

Sofyan didampingi Direktur Keuangan Sarwono, Direktur Perencanaan PLN ASyofvi Felienty, Direktur Pengadaan PLN, Supangkat Iwan Santoso, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara Djoko Raharjo Abumanan, dan Direktur Human Capital Management Muhamad Ali. Kunjungan tersebut juga turut dihadiri sejumlah rektor dan universitas ternama di Indonesia dan para akademisi.

Menurut Sofyan, PLTU IPP Jawa 7 dapat menghemat Rp 90 triliun. Sebab harga PLTU tersebut 4,3 sen per kwh.

"Begitulah kita bangun yang sangat efisien. Boleh dibilang murah sehingga dapat menekan harga pokok produksi bagi tarif listrik ke depan," kata mantan Dirut BRI ini.

Direktur Perencanaan PLN Syofvi Felienty menyatakan PLTU IPP Jawa 7 dibuat dengan cara menggandeng China karena mampu membuat konstruksi cukup besar. Meski konstruksi besar, tapi nilai investasinya lebih murah dibanding negara lain.

"Yang akan kita lihat available faktornya dan kemampuannya sesuai permintaan kita," tutur (nwy/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed