Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 13 Des 2017 22:55 WIB

15 Pejuang Pertamina: Bangun Sekolah Hingga Aktivis Lingkungan

Muhammad Idris - detikFinance
Dirut Pertamina Elia Massa Manik/Foto: Pertamina Dirut Pertamina Elia Massa Manik/Foto: Pertamina
Jakarta - Nama mereka bisa jadi kurang dikenal khalayak. Namun siapa sangka, jika sosok-sosok ini berkontribusi besar pada lingkungan sekitarnya. Suraidah salah satunya. Sosok wanita berusia 64 tahun ini dengan susah payah merintis pembangunan sekolah di tapal batas antara Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara.

Berkat perjuangannya, anak-anak TKI yang tak bisa menikmati pendidikan formal di perkebunan Malaysia bisa mengenyam bangku sekolah. Dia membangun sekolah dari play group hingga sekolah dasar untuk anak-anak pekerja migran Indonesia dengan bantuan PT Pertamina EP Field Tarakan. Sekolah yang dirintisnya itu, saat ini sudah memiliki 174 siswa, kebanyakan anak-anak TKI.

Suraidah merupakan satu dari 15 orang pejuang yang bisa mendorong kemajuan di berbagai bidang untuk masyarakat sekitarnya. Perjuangan tanpa kenal lelah mereka diapresiasi PT Pertamina (Persero) dalam Pertamina Award 2017 yang bertepatan dengan hari ulang tahun BUMN energi tersebut.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, mengatakan penghargaan itu ditujukan bagi para pejuang masyarakat lokal yang berjasa dalam menggerakkan masyarakat di sekitar dan bisa menjadi role model.

Mereka adalah individu yang menjadi mitra Pertamina yang turut serta mendorong masyarakat mandiri dalam mendorong kemajuan di bidang kesehatan, lingkungan, pendidikan, ekonomi. Menurutnya, penghargaan diberikan untuk memotivasi para pejuang masyarakat lokal atau local hero agar bisa melahirkan pejuang-pejuang baru di lingkungannya.

"Sosok pejuang ini juga menjadi mitra binaan Pertamina dalam kegiatan kemasyarakatan di seluruh Indonesia sesuai dengan 4 Pilar CSR Pertamina: Pertamina Hijau, Pertamina Cerdas, Pertamina Sehat, Pertamina Berdikari serta Mitra Binaan," kata Adiatma di sela-sela Malam Anugerah Pertamina Awards, Rabu (13/12/2017).

Untuk tahun 2017 ini, sosok pejuang lokal diikuti oleh 25 nominasi dari Unit Operasi (Refinery Unit dan Marketing Operation Region), serta Anak Perusahaan PT Pertamina (Persero) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adiatma menjelaskan, Pertamina Awards 2017 juga melalui proses penjurian. Beberapa tahapan seleksi calon penerima dilakukan secara objektif dan transparan dengan melibatkan juri dari berbagai kompetensi yakni Danang Arif Darmawan dari Program Studi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK UGM), Chamdan Purwoko (Bisnis Indonesia), Joedo Hanitianto (UMKM UGM), dan Agus Mashud (VP CSR & SMEPP Pertamina).

Dalam menentukan pemenang, kriteria penilian juri dititikberatkan pada kontribusi para pejuang masyarakat lokal dalam mengatasi persoalan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta penanganan dampak sosial.

"Kendati calon penerima penghargaan adalah mitra dan masyarakat yang telah berkontribusi langsung pada program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan, penilaian awards ini dilakukan secara profesional yang diusulkan dari berbagai lini bisnis perusahaan dan melalui penjurian yang ketat," ungkap Adiatma.

Adapun pemenang dari 5 kategori local heroes yakni, Kategori Sehat diraih oleh Juju Soleha yang dengan tekun mengembangkan program Sehat Dan Mandiri Berkat Toga. Kategori Cerdas diberikan kepada Suraidah yang tanpa lelah mendidik anak umur sekolah melalui Program Sekolah Tapal Batas.

Sementara Kategori Berdikari diterima oleh Usup Supriatna melalui Program Adhibakti Mina Bahari, Adhikarya Pangan Nusantara, Petani Tambak Air Pauay Rumput Laut Berprestasi. Kategori Hijau diberikan kepada Joko Guntoro yang dalam beberapa tahun terakhir bersama komunitasnya berjuang Menyelamatkan Tuntong Laut (Batagur Borneoensis) Warisan Alam Dari Barat Nusantara, serta Kategori Mitra Binaan diberikan kepada Watni yang melakukan kegiatan Pengolahan Hasil Perikanan Berbasis GMP.

Berikut daftar pemenang Pertamina Awards 2017 dari seluruh kategori:

Kategori Sehat
1. Juju Soleha dengan tema Sehat Dan Mandiri Berkat Toga (Binaan PEP Field Ramba)
2. Kusdianto dengan tema Tanaman Obat Keluarga (TOGA) (PEP Field Tambun)
3. Siti Nurlaila dengan tema Meningkatkan Pengawasan Terapi Pengobatan Serta Pemberian Pmt Lokal Pasien Tb Paru Untuk Mencegah Terjadinya Mangkir/Putus (RU VII Kasim)

Kategori Cerdas
1. Suraidah dengan tema Program Sekolah Tapal Batas (PEP Field Tarakan)
2. Ali Tinendung dengan tema Menjembatani Pendidikan Anak Negeri (PEP Field Rantau)
3. Firnawati Labihi dengan tema Gerakan Ayo Menabung (PHE)

Kategori Berdikari
1. Usup Supriatna dengan tema Adhibakti Mina Bahari, Adhikarya Pangan Nusantara, Petani Tambak Air Pauay Rumput Laut Berprestasi (PEP Field Tambun)
2. Toto Miftahussalam dengan tema Zero Waste Mushroom Applicated (RU VI Balongan)
3. Zainuri dengan tema Tani Ternak Terpadu Daya Karya Mandiri Sangasanga Dan Inovasi Pupuk Cair Organik Untuk Revitalisasi Lahan Kritis Pasca Tambang Batu Bara (PEP Field Sangasanga)

Kategori Hijau
1. Joko Guntoro dengan tema Menyelamat Tuntong Laut (Batagur Borneoensis) Warisan Alam Dari Barat Nusantara (PEP Field Rantau)
2. Surya dengan tema Penggagas Bank Sampah Serbaguna Dari Desa Karanganyar (PEP Field Jatibarang)
3. Sutomo dengan tema 1. Pengelolaan Air Bersih Berbasis Masyarakat Melalui Hippam Qurnia Di Desa Duoda Pengelolahan Limbah Bongol Pisang Sebagai Olahan Makanan, 2. Pemanfaatan Perkarangan Dan Lingkungan Di Desa Doudo Melalui Program Doudo Berhias Untuk Mewujudkan Edu Green Village, 3. Pengembangan Bank Sampah Harapan Dengan Sistem Syariah Di Desa Doudo (PEP Field Poeleng)

Kategori Mitra Binaan
1. Watni dengan tema Pengolahan Hasil Perikanan Berbasis Gmp (PHE)
2. Wahyu Kusumo Hadi dengan tema Produksi Craft Dari Bahan Akar Kayu Jati (MOR V Surabaya)
3. Ico dengan tema Gerai Amanah Makanan Olahan Oleh-Oleh Jambi (MOR II Palembang) (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed