Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Migas Kementerian ESDM, Ego Syahrial mengatakan bahwa ada 4 blok yang akan ditawarkan kepada Pertamina, yakni Blok Tuban, Ogan Komering, Sanga-Sanga dan SES. Dari tawaran tersebut, Pertamina diberikan kesempatan untuk menyamakan penawaran dengan kontraktor existing yang lain.
"4 lainnya ini, kemarin-kemarin sama right to match (Pertamina diberikan hak untuk menyamakan penawaran dari kontraktor existing). Secara umum kontraktor existing menjanjikan lebih baik dari 4 itu. Tapi kita sudah kasih semua bahan ke Pertamina, sekarang kita minta right to match," kata Ego di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin dalam minggu depan Pertamina sudah menentukan. Pertamina apakah mau right to match, atau akan berpartner karena sesuai Permen ESDM No 15/2015 sesuai dengan 3 opsi, yaitu dikasih Pertamina 100%, dikasih KKKS atau kerja sama," sambungnya.
Ego mengatakan bahwa pada dasarnya pemerintah berharap terbaik, yakni produksi dan penerimaan negara tetap terjaga.
"Pemerintah berharapnya yang penting produksi tidak turun dan penerimaan negara tidak terganggu. Kalau berpartner b to b. Yang penting prinsipnya 10% PI, kalau pun umpamanya exisiting operator Pertamina 15%," imbuhnya.
Lantas, sebagai informasi nantinya Pertamina akan bersaing dengan kontraktor eksisting di blok-blok tersebut. Kontraktor eksisting tersebut, antara lain Petrochina di Tuban, Talisman di Ogan Komering, PT Saka Energi Indonesia di Sanga-Sanga, dan CNOOC di SES. (ara/ara)











































