Follow detikFinance
Rabu, 10 Jan 2018 17:16 WIB

Begini Perkembangan Proyek 35.000 MW Jokowi Hingga 2017

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Dana Aditiasari Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi program 35.000 Megawatt (MW) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga November 2017 mencapai 1.061 MW, atau baru sekitar 3% pembangkit yang beroperasi.

"Status terahir November 2017 untuk program 35 Gigawatt (GW) itu untuk pelaksanaan program sudah COD 1.061 mw atau 3%," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andy N Sommeng, di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2018).

Meski begitu, Sommeng mengatakan, saat ini proyek pembangkit dalam program 35.000 MW yang memasuki tahap konstruksi telah sebesar 16.992 MW dan dalam tahap perjanjian jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) belum konstruksi 12.726 MW. Selain itu, masih dalam tahap pengadaan ada 2.790 MW dan perencanaan sebesar 2.228 MW.

Dia menjelaskan, kegiatan pembangunan pembangkit memang kadang berbeda antara hasil dengan perencanaan awal. Begitu juga dalam program 35.000 MW di mana proyeknya ada yang sudah COD, konstruksi dan PPA.

"Jadi 35 GW itu program pembangunan infrastruktur multi years. Nah struktur pemerintah bersama operator sampai 2019 ada reschedule 2020 semua administrasi sudah dan sisanya tinggal sama konstruksi jadi perencanaan dan pengadaan juga sudah. Jadi kita lihat in line dengan kebutuhan juga," terangnya.

Sementara itu, untuk target tambahan pasokan listrik pada 2017 sebesar 62.000 MW juga masih belum tercapai. Pada tahun 2017 lalu realisasi pasokan listrik Indonesia berada di 60.000 MW.

Walaupun tak mencapai target tahun lalu, namun pemerintah meningkatkan target pasokan listrik Indonesia tahun ini mencapai 65.000 MW. Sommeng mengatakan hal itu optimis dapat dicapai melalui pembangkit dari program 35.000 MW yang beroperasi pada tahun ini.

"Tahun 2018 65.000 MW, saya kira itu terlampaui dengan ada program 35.000 MW," pungkas Sommeng. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed