"Sekarang (NGI) lagi direvisi untuk cara penyajiannya dan disesuaikan atau direvisi data-datanya sesuai dengan data terakhir," ujar Direktur Pembinaan Usaha Migas Budiyantono dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (24/1/2018).
Dia menjelaskan, data terkini yang dimasukkan dalam revisi NGI, antara lain adanya rencana produksi dari Lapangan Jambaran Tiung Biru serta peningkatan kapasitas produksi Lapangan Jangkrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian pula dengan data kebutuhan, disajikan sesuai dengan kondisi terbaru, termasuk penyesuaian dengan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).
Lebih lanjut, Budiyantono menjelaskan, berdasarkan evaluasi NGI tahun 2016, juga terdapat masukan agar penyajiannya diubah sehingga dapat langsung dimengerti oleh masyarakat.
"Datanya sih it's oke, cuma penyajiannya yang kurang bisa langsung dimengerti oleh publik. Ini kita sempurnakan," imbuh Budiyantono.
Direncanakan revisi NGI dapat rampung pada akhir bulan ini. "Sekarang lagi intensif (dibahas). Pak Wamen (Arcandra Tahar) minta untuk segera diselesaikan," tambahnya. (ara/zlf)











































