Ini Alasan Pemerintah RI Caplok 40% Hak Partisipasi Rio Tinto

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 25 Jan 2018 17:54 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Sekitar 40% hak partisipasi (participating interest/PI) Rio Tinto yang ada di PT Freeport Indonesia akan dicaplok dalam rangka mencapai divestasi saham Freeport Indonesia hingga 51%.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkapkan, 40% hak partisipasi tersebut akan dikonversi menjadi saham. Upaya mengambil hak partisipasi Rio Tinto yang dikonversi menjadi saham merupakan salah satu upaya untuk mengakuisisi saham Freeport Indonesia hingga 51%.

"Sampai sekarang negosiasi pembelian dari participating interest Rio Tinto di Freeport Indonesia dikonversi menjadi saham 40%. Kita ingin capai 51% dengan harga wajar pakai berbagai cara," ujar Jonan saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (25/1/2017).


Jonan menambahkan, pihaknya sedang melakukan negosiasi dengan Freeport Indonesia agar hak partisipasi tersebut bisa dikonversi menjadi saham. Kemudian, sekitar 9,36% saham Freeport yang dimiliki Indocopper juga akan ikut diambil.

"Kami sedang berunding dengan Freeport kalau Indonesia ambil 40% di tahun yang sama bisa dikonversi sama jadi 40%," ujar Jonan.

Saat ini, bola pencaplokan saham Freeport Indonesia hingga 51% berada di Inalum selaku induk holding BUMN tambang dan Kementerian BUMN beserta Kementerian Keuangan.

"Intinya detailnya ditangani Inalum dan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan untuk akuisisi. Jadi kami enggak ikuti detail akusisinya, kami persiapkan IUPK dan aturan pendukungnya saja," tutur Jonan.

(ara/zlf)