Banjir kembali mengancam DKI Jakarta akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari ini. Bendungan Katulampa sudah siaga I, masyarakat Jakarta pun diimbau untuk bersiap menyambut datangnya banjir.
Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk menghadapi banjir, salah satunya keamanan aliran listrik rumah. Sebab air merupakan pengantar listrik, jika sumber listrik di rumah masih menyala saat banjir, maka bisa berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian jika ruang pelanggan tidak dilanda banjir, tapi gardu distribusi listrik terendam air PLN juga akan tetap mematikan aliran listrik. Namun, upaya itu juga harus dibarengi dengan tindakan antisipasi dari para warga.
Dini menjelaskan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh pemilik rumah jika terjadi banjir. Pertama matikan instalasi listrik rumah segera setelah banjir terjadi.
"Kedua segera cabut peralatan listik yang masih tersambung dengan stop kontak," tuturnya kepada detikFinance, Senin (5/2/2018).
Ketiga, segera pindahkan semua peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi. Begitu juga dengan kabel-kabel yang berserakan di bawah.
"Kemudian baiknya segera mengungsi ke daerah yang lebih aman sedini mungkin," terang Dini.
Terakhir, yang perlu diperhatikan, jika banjir sudah surut dan bisa kembali ke rumah masing-masing, jangan langsung menyalakan instalasi listrik.
Pastikan semua peralatan elektronik dan instalasi listrik sudah kering, sebab jika tidak maka akan terjadi korsleting.
"Harus diketahui instalasi listrik dalam rumah tanggung jawab pemilik rumah. PLN bertanggung jawab hanya sampai kwh meter pelanggan," tutupnya.











































