Follow detikFinance
Senin, 05 Feb 2018 15:29 WIB

Cari Solusi Harga Batu Bara, Jonan Kumpulkan Pengusaha dan PLN

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan megumpulkan sejumlah pengusaha batu bara dan PT PLN (Persero) membahas mengenai harga batu bara untuk pembangkit listrik. Pertemuan berlangsung tertutup di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2018).

Dalam kesempatan ini, hadir Direktur Pengadaan Strategis PLN Supangkat Iwan Santoso, Presiden Direktur & Chief Executive Officer Adaro Energy Garibaldi Thohir, serta Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia.

Garibaldi mengatakan, Jonan bersama PLN dan pengusaha batu bara mencari formula harga batu bara yang pas untuk konsumsi pembangkit listrik dalam negeri. Hanya saja, untuk mencapai kesepakatan harga pada titik tertentu, dikatakannya tidak mudah dan perlu pembicaraan lebih lanjut.


"Tadi Pak Menteri memberikan arahan. Intinya positif, kita semua ingin mencarikan solusi. Cuma memang faktor-faktornya tuh enggak mudah ya karena kita ada komponen royalti, ada komponen pajak. Royalti ada bagian pemerintah daerah segala macam," kata Boy.

Tujuan dari pertemuan siang ini untuk memberi solusi kepada PLN yang sekitar 60% pembangkit listriknya berbahan bakar batu bara. Di tengah harganya yang tengah melambung, berbagai pihak tersebut duduk bersama mencari solusi agar harga batu bara tersebut tidak memberatkan PLN dan juga pengusaha batu bara.

"Spriritnya saya sangat paham untuk mencarikan solusi. Sehingga tentunya PLN tidak berat, tapi juga di perusahaan-perusahaan tambang tidak berat," ujar Boy.


Boy menambahkan, pihaknya bersama Kementerian ESDM akan melakukan pertemuan lagi di minggu mendatang.

"Jadi Insya Allah nanti Rabu, Kamis depan Pak Menteri ngumpulin lagi," kata Boy.

Harga batu bara acuan (HBA) untuk Januari 2018 ditetapkan sebesar US$ 95,54 per ton. Hal ini tertuang berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 11 K/32/MEM/2018 yang dirilis 3 januari 2018. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed