Follow detikFinance
Senin 05 Feb 2018, 19:23 WIB

Cara PLN Jaga Pasokan Listrik Antisipasi Banjir Jakarta

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Cara PLN Jaga Pasokan Listrik Antisipasi Banjir Jakarta Foto: Muslimin Abas (detikFinance)
Jakarta - PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) melakukan peninggian 116 Gardu Induk (GI) dan Gardu Distribusi (GD) hingga awal Februari 2018. Langkah ini dilakukan untuk antisipasi dalam mengamankan aset PLN agar tidak terendam banjir, serta terjadinya kerusakan sehingga instalasi PLN bisa tetap beroperasi.

General Manajer PLN Disjaya, Ikhsan Asaad, mengatakan PLN Disjaya juga membangun pusat komando penanggulangan bencana banjir yang dinamakan Disaster Recovery Center (DRC) yang merupakan pusat pemantauan kondisi sistem kelistrikan DKI Jakarta, yang di dalamnya meliputi pusat data daerah beserta Instalasi PLN yang rawan banjir, pemantauan daerah yang mengalami pemadaman akibat banjir hingga pemulihan pasokan listriknya.

"Untuk mengakses informasi-informasi tersebut dapat menghubungi nomor hotline Disaster Recovery Center PLN Disjaya (021) 3513516 atau Contact Center (021) 123 yang siaga selama 24 Jam," kata Ikhsan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (5/2/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Selain itu, kata Ikhsan, PLN Disjaya juga memiliki Pasukan Khusus Respon Cepat melayani segala macam keluhan dan gangguan pelanggan. Pasukan yang dinamakan Detasemen Layanan Khusus 123 (DenYanSus 123) memilki 2 (dua) posko yaitu di PLN Area Cengkareng, untuk melayani bagian barat ibukota, dan PLN Area Cempaka Putih yang memantau wilayah timur ibu kota.

"Selain 2 Posko DenYanSus 123, PLN juga memiliki 16 posko siap siaga 24 jam lainnya yang tersebar di seluruh wilayah PLN Disjaya," kata dia.

Antisipasi selanjutnya adalah penguatan keandalan pasokan listrik untuk menunjang rumah-rumah pompa utama yang dibangun Pemerintah DKI Jakarta, seperti di Gedung Pompa Cideng, Waduk Pluit, Rumah Pompa Pasar Ikan, dan Pompa Air Ancol Barat Martadinata, Pompa Lodan, dan Waduk Setiabudi pada Pemda DKI Jakarta. Tujuannya agar rumah-rumah pompa tersebut dapat berfungsi dengan baik saat banjir datang, sehingga proses pemulihan banjir dan pasokan listrik dapat dilaksakan dengan cepat.

Keandalan pasokan jaringan listrik rumah-rumah Pompa tersebut diperkuat dengan pemasangan Automatic Change Over (ACO) yang berfungsi untuk penggantian pasokan daya listrik secara otomatis jika pasokan utama mengalami gangguan saat terkena banjir sehingga air tidak dapat mengalir sampai ke gardu distribusi tersebut.

"Penguatan kehandalan pasokan rumah-rumah pompa ini antisipasi ganda dari PLN untuk mendukung program penanggulangan banjir di Wilayah DKI Jakarta, supaya proses penanganan dan pemulihan banjir dapat segera diatasi. Selain itu, ini merupakan alternatif bagi pasokan energi stasiun pompa sehingga stasiun pompa bisa terus beroperasi untuk menyalurkan air agar tidak meluap dan menimbulkan banjir," jelas Ikhsan.

Ada beberapa kondisi yang mengharuskan PLN memadamkan aliran listrik demi keamanan pelanggan yaitu ketika wilayah perumahan pelanggan tergenang air atau Gardu listrik tergenang air. PLN akan secepatnya menormalkan listrik kembali apabila instalasi di sisi PLN maupun pelanggan sudah benar-benar kering dan siap. (eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed