Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 22 Feb 2018 12:06 WIB

Jonan: Target Pemanfaatan Energi Terbarukan Tidak Mudah

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Angga Aliya ZRF Foto: Angga Aliya ZRF
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengakui tidak mudah buat pemerintah menyediakan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Sementara pemerintah menargetkan bauran energi baru terbarukan 23% pada 2025.

"Apabila ditanya apakah mungkin bisa tercapai? Jawabannya adalah tidak mudah. Bukan masalah mungkin atau atau tidak, tapi ini tidak mudah," kata Jonan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2018).

Meski dihadapi tantangan yang tidak mudah, pemerintah tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan pemanfaatan energi yang bersumber dari energi terbarukan. Kata Jonan, pihaknya tetap berupaya meraih target bauran energi dari EBT sebesar 23%.

"Kami berkomitmen untuk mencapai target tersebut," jelasnya.

Dalam setiap kesempatannya, Jonan selalu mengingatkan agar harga listrik dari EBT bisa terjangkau bagi seluruh masyarakat. Namun tantangannya, biaya untuk menyediakan listrik dari EBT membutuhkan biaya besar.

Jonan juga mengingatkan produsen listrik yang ingin mengembangkan di Papua. Di sana terdapat kesulitan untuk menyediakan listrik. Meski demikian, Jonan mengingatkan agar harga di Papua juga bisa tetap terjangkau.

"Tugas produsen menyediakan energi yang terjangkau, dan tugas kami memastikan penyediaan energi ini berkeadilan," katanya. (eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed