"Begini, sebenarnya kita semua itu menginginkan adanya pengembangan mobil listrik nasional," kata Jonan di Gedung Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Jumat (23/2/2018).
Untuk merealisasikan pengembangan mobil listrik, lanjut Johan, pihaknya mendorong berbagai perguruan tinggi termasuk universitas ikut andil. Hal ini diharapkan agar pengembangan mobil listrik nasional lekas terealisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk merealisasikannya, kata Johan, pihak kampus bisa bekerjasama dengan pihak industri. Sebab, tanpa ada sokongan dari industri, maka kampus akan kesulitan dalam mengembangkan mobil listrik.
"Tolong ini teman-teman yang di dunia akademis bekerjasama dengan industri. Tidak bisa dunia akademis bangun (mobil listrik) sendiri besar-besaran," jelasnya.
Menurutnya, kerja sama antara pihak universitas dengan pihak industri sangat mungkin dilakukan. Bila terjalin kerjasama di antara keduanya, bukan tidak mungkin pengembang mobil listrik akan cepat terealisasi. (ara/ara)











































