Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 25 Feb 2018 15:36 WIB

Penjelasan Pertamina Soal Kenaikan Harga Pertamax Cs

Dadan Kuswaraharja - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pertamina per tanggal 24 Februari menaikkan harga BBM non-subsidi di kisaran Rp 300 per liternya. Pertamina membantah kenaikan harga dilakukan secara diam-diam.

Dikutip dari website Pertamina, untuk wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) kenaikan BBM sebesar Rp 300 per liter. Pertalite dari sebelumnya Rp 7.600 menjadi Rp 7.900 per liter.


Sedangkan Pertamax dari sebelumnya Rp 8.600 menjadi Rp 8.900 per liter. Sementara Dexlite naik dari Rp 7.500 per liter menjadi Rp 8.100 per liter. Kenaikan harga tidak berlaku untuk Premium dan Solar.

"Yang mengalami penyesuaian harga itu adalah harga BBM nonsubsidi alias jenis BBM umum atau BBM non-penugasan. BBM jenis ini harganya mengikuti harga di pasar yaitu rata-rata harga minyak mentah dan rata-rata nilai kurs. Jadi berfluktuasi," ujar Eksternal Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita kepada detikOto.

Kenaikan harga lanjut Arya selalu diumumkan di situs resmi dan SPBU. "Bisa dilihat semua orang. Jadi enggak ada yang diam-diam juga," ujarnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed