Follow detikFinance
Kamis, 01 Mar 2018 17:40 WIB

Pertama di RI, PLTU Dibuat Anak Negeri

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Dok. PLN Foto: Dok. PLN
Jakarta - Tujuh perguruan tinggi di Indonesia berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) untuk membuat Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nasional. Berbeda dengan pembangkit uap lain yang sudah ada, pembangkit ini merupakan murni dibangun dengan sumber daya yang seluruhnya dari Indonesia.

Penggunaan produk dalam negeri diharapkan dapat memperkuat struktur industri nasional, sehingga tercipta lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesempatan kerja. Tujuh perguruan tinggi tersebut yakni UI, IPB, ITB, UGM, Undip, ITS, dan Udayana.

Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN), Rini Soemarno, mengatakan kerjasama antara PTN dan PLN ini merupakan bentuk nyata kepedulian BUMN setrum itu dalam pemberdayaan SDM untuk penelitian dan pengembangan ketenagalistrikan di Indonesia.

Dalam arahannya Menteri BUMN, Rini M. Soemarno menyebutkan Kerjasama yang apik antara PLN dengan 7 Perguruan Tinggi ini merupakan langkah yang tepat. BUMN sebagai agen perubahan berkewajiban untuk menciptakan kemandirian dan kemajuan bangsa melalui pemberdayaan para intelektual perguruan tinggi.

"Saya menyambut baik kerja sama seperti ini. Saya bahkan mendorong hal semacam ini juga dilakukan BUMN yang lain, dengan melibatkan dunia pendidikan yang lebih banyak, sehingga link and match dunia pendidikan dan dunia usaha khususnya, dan terutama BUMN, benar-benar terwujud. Ini adalah sumbangsih nyata BUMN hadir untuk negeri," ungkap Rini Soemarno dalam keterangan tertulis, Kamis (1/3/2018).

PLTU Nasional pertama yang akan dibangun berlokasi di Bangka, dengan kapasitas 2x 50 MW. Pembangunannya akan dimulai pada 2019 dengan target selesai pada 2022.

Kerjasama ini meliputi magang bersertifikat sesuai kompetensi bidang ketenagalistrikan, penelitian dan pengembangan bidang ketenagalistrikan. Kemudian pembangkit Merah Putih meliputi antara lain desaign project, kajian kelayakan project, konsultasi terkait dan site Investigasi.

Selain itu, ada kerjasa sama untuk kendaraan listrik nasional yang meliputi penelitian dan pengembangan kendaraan listrik, penelitian dan pengembangan terkait peralatan pendukung kendaraan listrik, serta penelitian dan pengembangan lainnya yang diperlukan untuk mendukung kegiatan penyediaan tenaga listrik.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, mengungkapkan dukungan untuk keberlangsungan program kerjasama ini. Dia menilai, dengan melibatkan potensi anak bangsa dalam pembangunan Infrastruktur ketenagalistrikan, akan dapat mendorong roda perekonomian.

"Salah satu kerjasama kami adalah PLTU Nasional, yang merupakan pembangkit dengan sumber daya secara menyeluruh dari Indonesia untuk Indonesia. Penggunaan produk dalam negeri dan juga tenaga kerja ahli dalam negeri tentu dapat memperkuat struktur industri nasional, sehingga tercipta lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesempatan kerja," terang Sofyan.

Di luar pembangunan PLTU Nasional, pihaknya juga menggandeng tujuh PTN itu untuk pengembangan mobil listrik. Bus listrik tersebut direncanakan untuk dioperasikan pada area terbatas, antara lain Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kampus 7 PTN, Kawasan Wisata Nusa Dua Bali, dan Kompleks Stadion Gelora Bung Karno. Bus listrik hasil kolaborasi tersebut siap untuk beroperasi pada April 2019 .

Kerja sama tersebut juga mencakup program magang bersertifikat. Program yang akan terlaksana pada Juni 2018 ini memiliki tujuan untuk menghasilkan SDM unggul berkompetensi, sedini mungkin, dan paham akan kebutuhan bisnis. Peserta akan diseleksi dari mahasiswa-mahasiswa di 7 PTN tersebut.

Acara penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan antara Direktur Utama PLN Sofyan Basir dengan 7 pimpinan masing-masing universitas yaitu Rektor UI Muhammad Anis, Rektor IPB Arif Satria, Rektor ITB Kadarsah Suryadi, Rektor UGM Panut Mulyono, Wakil Rektor UNDIP Ambariyanto, Rektor ITS Joni Hermana, dan Rektor Udayana Anak Agung Raka Sudewi. (idr/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed