Follow detikFinance
Sabtu, 03 Mar 2018 18:55 WIB

Bakal Dilengkapi Bus Listrik, Bandara Soetta Siap Nggak?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Angkasa Pura II (AP II) bekerja sama dengan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menyiapkan bus listrik di Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Menurut Direktur AP II Muhammad Awaluddin pihaknya akan memastikan kesiapan listrik Bandara Soetta untuk isi ulang daya bus tersebut.

Sedangkan stasiun penyedia listrik alias 'SPBU listrik' untuk bus akan disediakan PT MAB sebagai produsen.

"Soal charging kita menyediakan satuan listriknya. Kalau charging stationnya, itu dari MAB. Karena harus disesuaikan sama spesifikasi kendaraannya. Kalau dari kami ibaratnya hanya menyediakan satuan listriknya saja," ujar Awaluddin saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (3/3/2018).

Bus listrik yang bakal uji coba di Bandara SoettaBus listrik yang bakal uji coba di Bandara Soetta Foto: Rachman Haryanto

Awaluddin menjelaskan, SPLU tersebut akan memiliki tinggi sekitar 2 meter yang disesuaikan dengan tipe bus listrik yang digunakan.

"Charging station MAB yang saya lihat tingginya cuma dua meter. Jadi saat mobil diparkir tinggal colok," katanya.

Bus listrik yang bakal uji coba di Bandara SoettaBus listrik yang bakal uji coba di Bandara Soetta Foto: Rachman Haryanto

Awaluddin menambahkan kesiapan pasokan listrik di Bandara Soetta akan berjalan beriringan dengan dimulainya operasi bus listrik itu nanti.

"Jadi kalau untuk charging, kita pasti akan menyediakan satuan listriknya," pungkasnya.

Kerja sama Bus AKAP

Bus listrik produksi PT MAB juga akan dipakai untuk transportasi angkutan penumpang antar kota antar provinsi (AKAP). Hal tersebut menyusul diadakannya nota kesepahaman pembelian bis listrik sebanyak 150 unit antara PT MAB dengan perusahaan otobous (PO) Pahala Kencana.

Charging port bus listrikCharging port bus listrik Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance

Presiden Direktur Pahala Kencana Bambang Tedjokusumo mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan spesifikasi untuk bis yang akan digunakan sebagai bus operasional PO tersebut kepada PT MAB untuk diproduksi purwa rupanya. Jika nanti sudah jadi, dan lulus sertifikat laik produksi dan operasi, maka pihaknya akan membeli bus listrik tersebut sebanyak 150 unit untuk tahap pertama.

"Totalnya sebenaranya 350 unit. Tahap pertama akan merealisasi 150 unit. Karena kita punya spek dan kebutuhan khusus. Operasi kami jarak jauh, bus listrik ini kan jarak tempuh 400 km, jadi mereka develop untuk bisa cover jarak yang kami layani," katanya saat ditemui di lokasi acara, JCC, Senayan.

Bus listrik yang bakal uji coba di Bandara SoettaBus listrik yang bakal uji coba di Bandara Soetta Foto: Rachman Haryanto
(eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed