Padahal, kata Jonan, penyaluran listrik tidak hanya dari PLN.
"Saya membaca cenderung definisi rasio elektrifikasi diambil dari sama dengan layanan PLN untuk kelistrikan dan ini sudah lebih luas dari itu. Ada offgrid jadi bisa saja di luar PLN, bisa bikin sendiri listriknya dan juga ada independent grid," kata dia di Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (16/3/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Jonan Gandeng BPS Siapkan Data-data Energi |
Dia mencontohkan, sebuah perusahaan di Riau mampu menyediakan listrik untuk 10 ribu orang. Perusahaan tersebut menggunakan pembangkit serta jaringan listrik sendiri.
Menurut Jonan, jika hanya mengandalkan PLN, maka rasio elektrifikasi tidak berjalan seperti yang diharapkan.
"Jadi ini yang kita dorong, kalau nunggu semua layanan dari PLN mungkin rasio elektrifikasi akan berjalan tidak secepat yang kita harapkan," ungka.
Oleh karenanya, Jonan meminta listrik diluar PLN masuk hitungan rasio elektrifikasi. "Kalau tidak, kita tidak akan secepatnya mencapai rasio elektrifikasi 100%," tutup dia. (hns/hns)











































