PLN Bangun SUTET 500 kV PLTU Indramayu-Cibatu

Niken Widya Yunita - detikFinance
Jumat, 23 Mar 2018 13:55 WIB
Foto: PLN Bangun SUTET 500 kV PLTU Indramayu-Cibatu
Jakarta - PLN groundbreaking pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV PLTU Indramayu-Cibatu (Deltamas). Pembangunan dilakukan oleh Regional Jawa Bagian Tengah PLN.


Jaringan transmisi SUTET 500 kV Jalur Utara Jawa, yang secara keseluruhan dibangun mulai dari PLTU Tanjung Jati di Jepara, Jawa Tengah sampai ke GITET 500 kV Cibatu Baru, Jawa Barat ini ditargetkan selesai pada 2019. Hal ini seiring dengan rencana beroperasinya pembangkit-pembangkit baru program 35.000 MW di Jalur Utara Jawa.

"Saat ini kebutuhan lahan pembangunan sudah terpenuhi, dan kita akan segera mulai pekerjaan konstruksi untuk SUTET 500 kV Indramayu-Cibatu (Deltamas)," ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Amir Rosidin, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/3/2018).

PLN Bangun SUTET 500 kV PLTU Indramayu-CibatuFoto: PLN Bangun SUTET 500 kV PLTU Indramayu-Cibatu

Amir mengatakan itu di lokasi proyek, yakni Desa Cijunti, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (21/3/2018).

SUTET ini menghubungkan PLTU Indramayu 2x1.000 MW yang berada di Kabupaten Indramayu dan GITET 500 kV Cibatu Baru (Deltamas) di Kabupaten Bekasi. Total terdapat 5 kabupaten yang dilintasi meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi.

"Pembangunan SUTET 500 kV ini dipastikan akan memperkuat sistem kelistrikan, khususnya di Jawa Barat," kata Amir.


Adapun untuk pelaksanaan pembebasan lahan telah dimulai sejak Gubernur Jawa Barat menerbitkan Penetapan Lokasi No. 593/Kep.1342/Pemum/2016 pada 23 Desember 2016. Panjang jalur mencapai 105,3 kilometer route (kmr), dengan jumlah tower sebanyak 239 tower, dan target beroperasinya pada September 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Daerah II Kabupaten Purwakarta Entin Setiawati menyampaikan dukungan terhadap pembangunan ini.

"Pemda mendukung pekerjaan ini. Pembangunan SUTET ini untuk kepentingan ketenagalistrikan nasional dengan cara memfasilitasi perijinan-perijinan dan juga sosialisasi kepada masyarakat dalam pembebasan lahan untuk pembangunan SUTET," ujar Entin.

(nwy/ang)