Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 12 Apr 2018 20:35 WIB

Cek Sumur Bor di Sampang, Jonan: Air Bersih, Jernih, Tak Payau

Deni Prastyo - detikFinance
Foto: Deni Prastyo/detikcom Foto: Deni Prastyo/detikcom
Sampang - Kesulitan air bersih yang dirasakan oleh warga Dusun Morombuk Desa Tlagah Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang, Madura, selama bertahun-tahun teratasi dengan adanya sumur bor.

Sumur bor tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengatasi masalah kesulitan air bersih di Pulau Madura.

Menteri ESDM Iganasius Jonan yang meninjau langsung sumur bor langsung disambut antusias oleh warga.

Menteri ESDM Ignasius Jonan cek sumur bor di Sampang-MaduraMenteri ESDM Ignasius Jonan cek sumur bor di Sampang-Madura Foto: Deni Prastyo/detikcom


"Terima kasih Pak Jonan, terima kasih menteri sudah dibuat sumur bor," ucap beberapa warga Dusun Morombuk menyambut kedatangan Jonan, Kamis (12/4/2018).

Setibanya di lokasi, Jonan langsung menuju tandon sumur bor untuk merasakan langsung kejernihan air hasil pemompaan dari sumber mata air di Dusun Morombuk tersebut.

Menteri ESDM Ignasius Jonan cek sumur bor di Sampang-MaduraMenteri ESDM Ignasius Jonan cek sumur bor di Sampang-Madura Foto: Deni Prastyo/detikcom


"Airnya bersih, jernih dan tidak payau. Silakan dicoba," ucap Jonan sembari membasuh mukanya dengan air.

Menteri ESDM Ignasius Jonan cek sumur bor di Sampang-MaduraMenteri ESDM Ignasius Jonan cek sumur bor di Sampang-Madura Foto: Deni Prastyo/detikcom

Selain itu, Jonan juga melakukan pengecekan peralatan pendukung di area Sumur Bor. Mulai pompa, genset hingga alat pengukur air.

"Tolong dijaga ya. Karena ini bisa membuat manfaat untuk orang banyak,"ujar Jonan.

Warga terbantu

Sumur bor tersebut berada di daerah perbukitan. Untuk mendapatkan sumber air terbaik harus mengebor hingga 114 meter.

Dengan kedalaman 114 meter tersebut, debit air yang keluar 1,6 liter/detik. Dengan debit air yang melimpah itu mampu menyumplai kebutuhan air bersih 2.304 jiwa.

Salah satu warga Mat Wari (58) mengaku sangat terbantu sekali dengan adanya bantuan sumur bor dari Kementerian ESDM.

"Sebelum ada sumur ini, kami biasa harus memikul air dari sumber lama yang jaraknya 3 kilometer dari pemukiman," kata Wari.

Senada dengan Wari, Kepala Desa Tlagah Chotibul Umam mengaku warganya sangat terbantu dengan pembangunan sumur ini. Sebab biasanya warganya kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

"Dengan program ini sangat membantu kami. Awalnya kesulitan mendapatkan air bersih. Biasanya mencari di sungai dan pegunungan yang jaraknya lumayan jauh. Apalagi di saat musim kemarau. Kini cukup menyalurkan pipa di sumber air bisa sampai di rumah," tandasnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed