Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 01 Jul 2018 08:59 WIB

Rampung Juli, Akuisisi Freeport Bakal Telan Rp 56 Triliun

Hendra Kusuma - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Jakarta - Pemerintah melalui Kementeriam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengumumkan bahwa proses negosiasi dengan PT Freeport McMoran rampung Juli 2018.

Hal ini juga buah tangan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan berkunjung ke Amerika Serikat (AS) belum lama ini.

Saat berkunjung ke negeri paman sam, Jonan bertemu dengan CEO Freeport McMoran Richard Adkerson. Dalam pertemuan terbatas mereka membicarakan hal-hal terkait kelanjutan operasional tambangFreeport yang ada di Papua.

Pertemuan berlangsung bersamaan dengan jamuan makan siang. Turut hadir Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas. Usai pertemuan, Jonan kemudian menuturkan hasilnya.

"Kesepakatan semua sudah selesai, yaitu soal kepastian usaha dan management control. Akuisisi juga sudah sepakat selesai, tinggal legal documentation dan Inalum cari pinjaman," ujar Jonan seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (28/6/2018).

Pemerintah menargetkan proses divestasi saham PT Freeport Indonesia sebesar 51% bisa rampung bulan ini. Semula, pemerintah berencana divestasi dilakukan dua tahap yakni dengan mengakuisisi saham Rio Tinto yang ada di tambang Grasberg, Papua, terlebih dulu, tapi belakangan, skema ini berubah menjadi satu tahap.

Bagaimana cerita selengkapnya? Baca di sini: (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com