VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyebut seperti di Provinsi Maluku dan Maluku Utara, harga Pertamax turun.
"Cuma Maluku saja (yang harganya turun), yang Indonesia timur. Yang lain semua ada kenaikan. Maluku, Maluku Utara (turun)," katanya saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Minggu (1/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari situs resmi Pertamina, per 1 Juli harga Pertamax di Maluku dan Maluku Utara adalah Rp 9.700/liter. Sebelumnya pada 1 Juni, masing-masing Rp 10.250, dan Rp 11.750.
Adiatma menjelaskan alasan penurunan harga, diantaranya mempertimbangkan daya beli di sana, dan konsumsinya.
"Ya kita menyesuaikan dengan daya beli, konsumsi juga sih," sebutnya.
Namun, bukan berarti daya beli masyarakat di dua provinsi tersebut paling rendah di Indonesia.
"Nggak, kan kalau harga banyak faktor yang dipertimbangkan. Salah satunya adalah daya beli," tambahnya. (dna/dna)











































