Follow detikFinance
Jumat, 20 Jul 2018 17:13 WIB

Luhut soal Freeport: Dulu Bebas Merdeka Tak Jelas, Sekarang Clear

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Perjalanan bisnis perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) Freeport di Indonesia memiliki sejarah panjang. Setelah hampir separuh abad lebih besar-besaran dikelola oleh perusahaan asal AS tersebut, akhirnya mayoritas pengelolaannya akan kembali ke Indonesia lewat divestasi 51% saham Freeport ke PT Inalum.

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan proses divestasi tersebut kini telah berjalan dengan baik. Meski ada banyak hambatan dari kepentingan berbagai pihak, tapi dia mengatakan hal tersebut kini bisa ditangani dengan jelas dan transparan.

"Dulu kan bebas merdeka tak jelas itu. Sekarang sudah zaman Pak Jokowi. Pak Jokowi itu very clear, mau semua dilakukan transparan. Jadi transparan ini penting dilakukan sehingga tidak ada main-main di dalamnya," katanya di markas detikcom, Jumat (20/7/2018).

Tonton juga 'Luhut: Tanggapan Miring soal Divestasi Ancam Saham Freeport':

[Gambas:Video 20detik]



Luhut sendiri mengaku tak mempersoalkan keributan banyak pihak yang menuding proses ini disebut pencitraan. Proses divestasi dilakukan berhati-hati demi menjaga sentimen investor yang menanamkan saham di PT Freeport Indonesia.

"Jadi orang terus melihat negatifnya saja. Kadang-kadang saya mikirnya juga melihat, kok republik kita ini berpikir negatif terus sih. Kan nggak mau dong si Richard Arkinson (CEO Freeport McMoran) mau sahamnya turun. Kalau dia ribut, pasti turun sahamnya. Pastilah mereka akan cari solusi kalaupun masih ada sedikit-sedikit perbedaan di sana sini," ujar dia.

"Sekarang kalau perusahaanmu kau bikin ribut, kau sebenarnya membunuh dirimu. Kenapa? Sahammu turun. Saham turun mau jadi apa? Jadi dia musti memoles bahwa suasananya kondusif," katanya.


Luhut soal Freeport: Dulu Bebas Merdeka Tak Jelas, Sekarang Clear
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed