Salah satu lokasi penyaluran bantuan Pertamina tersebut terletak di posko bersama yang didirikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Kecamatan Sambelia.
Menurut Unit Manager Communication and CSR MOR V, Rifky Rakhman Yusuf, Pertamina juga mendirikan posko bencana di Kecamatan Pamenangan dan Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan BNPB dan BPBD NTB untuk memastikan pengiriman bantuan kepada para korban dapat berjalan dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan terus menyalurkan bantuan secara bertahap kepada warga yang terdampak gempa. Distribusi bantuan tersebut dilakukan oleh pemerintah kecamatan. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat tetap kondusif dan bantuan dapat tersalurkan dengan baik," ungkap Rifky dalam keterangan tertulis, Selasa (7/8/2018).
Sebelumnya, Pertamina diketahui telah memberikan bantuan awal berupa sembako, alat kelengkapan tidur, dan tenda untuk korban di pengungsian.
Seperti diketahui, gempa 7,0 Skala Richter mengguncang Lombok Utara, NTB, Minggu malam, (5/8/2018). Menurut BNPB, gempa tersebut mengakibatkan 98 orang meninggal, 236 orang terluka, dan 200 ribu warga mengungsi.
Sedangkan intensitas gempa tersebut turut dirasakan kuat di Kota Mataram, Karangasem, Ubud, Denpasar, Kuta, Tabanan, Singaraja, Negara, Banyuwangi, Jember, dan Malang.











































