Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 16 Agu 2018 15:01 WIB

Alat Penghemat Listrik Bertebaran di Toko Online, Yakin Ampuh?

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance
Jakarta - Untuk menekan biaya tarif listrik beberapa orang menggunakan banyak cara. Mulai dari mematikan banyak jaringan dan memakai listrik seperlunya, sampai membeli alat hemat listrik yang banyak dijual secara online.

Dari hasil penelusuran detikFinance, di beberapa situs online seperti Bukalapak, Tokopedia sampai Lazada, alat tersebut dijual secara umum.

Harganya mulai dari Rp 150.000- 200.000. Bentuknya beragam, ada yang berbentuk sederhana seperti terminal stop kontak ada pula yang bentuknya stop kontak biasa. Harganya disesuaikan dengan besarnya tegangan yang akan diredam oleh alat tersebut.



Dalam deskripsi alat penghemat listrik yang dijual secara online. Pedagang memberikan penawaran seperti keringanan untuk tarikan awal Soft-starter yang bukan kapasitor bank.

Dengan sistem delay timer, alat itu menahan lonjakan awal (start) arus listrik setiap kali mesin / motor listrik bekerja.

Mengurangi kejadian MCB trip atau mati mendadak pada rumah dengan daya listrik kecil serta Menghemat tagihan listrik tanpa menyalahi aturan PLN (menghemat 70% daya listrik ketika start = Tarikan awal saat menyalakan alat listrik )

Keunggulan dari Penghemat Listrik Untuk Tarikan Awal yaitu, Kapasitas beban maksimum 440 Watt / 2 Ampere (Real)

Alat ini dalam deskripsi cocok untuk Mesin, kulkas, pompa air, vacuum cleaner, blender, dan semua mesin listrik yang sering nyala-mati hingga 440 Watt.



Sementara itu yang dijual di Lazada harganya Rp 1.600.000 dengan spesifikasi bisa menghemat bayar listrik 10 sampai 40%. Kemudian memperpanjang usia peralatan listrik. Alat ini juga membantu menstabilkan tegangan, mengurangi tarikan awal saat penggunaan.

Alat yang ditawarkan juga hanya menggunakan beban 1 watt dan masa pakai hingga 7 tahun.

Meski tampak profesional untuk ditawarkan di beberapa situs besar, ternyata pengamat kelistrikan Benny Marbun menjelaskan, hingga saat ini belum ada alat untuk menghemat listrik.

"Alat ini tidak bisa menghemat rekening listrik. Ini nggak akan memberi untung di rekening listrik. Dan alat ini bukan untuk menghemat," kata dia dalam Forum Grup Discusion, Kamis (16/8/2018).


Saksikan juga video ' Pasang Rooftop Solar Panel Kalau Mau Tagihan Listrik Turun ':

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed