Follow detikFinance
Kamis, 16 Agu 2018 22:30 WIB

Jelang Asian Games, Pasokan Gas untuk Listrik di Jakarta Aman

Moch Prima Fauzi - detikFinance
Foto: Dok Pertamina Foto: Dok Pertamina
Jakarta - Selama perhelatan Asian Games 2018 nanti, serapan gas untuk PLN diprediksi akan mengalami kenaikan jumlah. Untuk itu PT Nusantara Regas memastikan sarfas dan pasokan gas dari FLoating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat untuk listrik di wilayah Jakarta dalam kondisi aman.

Direktur Utama Nusantara Regas Moch. Taufik Afianto mengatakan sudah melakukan persiapan jauh hari sebelumnya baik dari sisi ketersediaan pasokan hingga kehandalan sarfas di FSRU di Teluk Jakarta dan On Shore Receiving Facility (ORF) Muara Karang.


"Selama perhelatan Asian Games, kita dituntut untuk siaga satu dalam memenuhi kebutuhan gas untuk kelistrikan di Jakarta. Kondisi siaga mulai kami berlakukan dari bulan Juli lalu hingga awal Oktober 2018 nanti," ungkap Taufik dalam keterangan tertulis, Kamis (16/8/2018).

Taufik mengatakan serapan gas untuk PLN pada kondisi normal berkisar rata-rata 200-250 MMSCFD (Million Standard Kaki Kubik per hari). Selama Asian Games diperkirakan naik menjadi sekitar 300 MMSCFD bahkan tidak menutup kemungkinan hingga 500 MMSCFD.

"Untuk itu kita sudah melakukan persiapan sebelumnya baik dari sisi ketersediaan pasokan gas dari Tangguh dan Bontang, hingga keandalan sarfas FSRU dan ORF Nusantara Regas," tuturnya.


Taufik didampingi Direktur Operasi & Komersial Bara Frontasia dan salah satu komisaris Nusantara Regas Ferry Andriyanto melakukan Management Walkthrough ke FSRU pada Kamis(9/8) lalu. Taufik memantau semua fasilitas operasi dan memastikan semua berjalan sesuai dengan yang ditargetkan.

Selain itu, ia juga memantau seandainya ada yang perlu ditingkatkan terutama dalam menghadapi event internasional Asian Games yang berlangsung 18 Agustus-2 September 2018. Taufik menegaskan bahwa semua persiapan telah dilakukan untuk menyambut penyelenggaraan tersebut.

"Semua sudah dalam kondisi siap untuk menyambut Asian Games," tegasnya.

Taufik juga memantau kesiapan pengembangan sarfas Offloading LNG skala mini yang merupakan upaya pengembangan bisnis Nusantara Regas ke depan.

Direktur Operasi & Komersial Bara Frontasia menyampaikan Offloading LNG skala kecil tersebut akan menjadi fasilitas offloading LNG skala mini pertama di Indonesia, yang akan memiliki kemampuan operasi pemuatan ulang (re-loading ) LNG ke mini atau small LNG carrier/barge dengan kapasitas sekitar 3.500-6.500 m3.

Nusantara Regas berharap fasilitas LNG offloading skala kecil ini memberikan peluang bagi pembangkit listrik skala kecil maupun retail industri untuk beralih menggunakan gas sebagai bahan bakar yang lebih murah dan ramah lingkungan.

Sejak Nusantara Regas berdiri pada 14 April 2010 hingga semester 1 tahun 2018, Nusantara Regas telah menyalurkan gas sebesar 451.447 BBTU untuk memenuhi kebutuhan gas PLN untuk pasokan listrik di wilayah Jakarta dan Jawa Bagian Barat. (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed