Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 05 Sep 2018 22:30 WIB

Rupiah Loyo Lawan Dolar AS, Pertamina: Harga BBM Tak Naik

Mustiana Lestari - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Sejumlah bank sudah menjual dolar AS di angka Rp 15.000. Hal ini terjadi karena permintaan dolar AS yang tinggi dan menyebabkan tekanan pada nilai rupiah. Menyusul gejolak tersebut, PT Pertamina (Persero) menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pertamina tidak mengalami penyesuaian.

"Harga BBM Pertamina masih tetap dan belum ada rencana penyesuaian harga," tegas Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, dalam keterangan tertulis, Rabu (5/9/2018).



Dia mengatakan sebagai salah satu badan usaha hilir migas, Pertamina akan terus memantau kondisi nilai tukar rupiah ini. Adiatama mengaku melakukannya agar Pertamina tetap mampu menjaga penyediaan dan melayani kebutuhan BBM di masyarakat.


Selaku Badan Usaha, Pertamina juga akan melaporkan setiap perubahan harga BBM kepada pemerintah, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 tahun 2018 tentang perhitungan harga jual eceran BBM.

"Pertamina patuh pada aturan Pemerintah bahwa setiap penyesuaian harga harus dilaporkan dahulu," jelas Adiatma. (mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com