Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 22 Sep 2018 14:27 WIB

Pasokan Biodiesel 20% Masih Terhambat

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Foto: Danang Sugianto/detikFinance Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - Perluasan biodiesel 20% atau B20 untuk semua sektor resmi berlaku 1 September 2018. Sejak saat itu, solar mesti dicampur dicampur dengan minyak sawit.

Pemerintah mengeluarkan kebijakan ini dengan harapan dapat mengurangi impor, sehingga dapat menghemat penggunaan devisa dan menahan pelemahan rupiah.

Meski begitu, kebijakan ini belum berjalan mulus. Perusahaan migas pelat merah PT Pertamina (Persero) menyatakan kekurangan fatty acid methyl esters (FAME) atau unsur minyak sawit.

Padahal, Pertamina mesti menyalurkan B20 itu. Apa alasannya? Berikut berita selengkapnya: (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed