Follow detikFinance
Kamis, 11 Okt 2018 13:16 WIB

Cerita Warga Pindah ke Premium karena Harga Pertamax Naik

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax mengalami kenaikan menjadi Rp 10.400 per liter dari sebelumnya Rp 9.500 per liter. Hal ini lantas membuat warga beralih menggunakan BBM jenis premium.

Salah satu warga, Heri mengatakan biasanya dalam sebulan ia membeli BBM jenis pertamax sebanyak satu kali untuk menjaga kualitas mesin kendaraannya. Namun, hal itu ternyata enggan dilakukan lagi oleh dirinya.

Heri mengungkapkan rasa kecewa karena harga pertamax yang terus melambung tinggi. Pasalnya, hal itu menggerus pendapatannya sebagai tukang ojek.

"Saya pertamax itu sebulan sekali pakai biar mesin bagus. Ya sekarang (harga pertamax naik) pakai premium saja lah soalnya berat," kata dia kepada detikFinance, Kamis (11/10/2018).


"Biasanya dulu ada uang dapur lebih, sekarang susah baginya," sambung dia prihatin.

Lebih lanjut, ia berharap agar pemerintah tidak juga menaikkan harga BBM jenis premium. Sebab ia menilai hal itu akan lebih memberatkan masyarakat menengah ke bawah.

"Kalau bisa jangan dinaikin premiumnya, nanti tambah berat. Listrik sekarang sudah mahal, pasar juga. Susah," papar dia.


Sementara itu, dipantau detikFinance di salah satu SPBU di Menteng, Jakarta Pusat, antrean BBM jenis pertamax sepi dibandingkan antrean premium. Menurut salah satu petugas, Yayat hal itu dikarenakan naiknya harga pertamax.





Tonton juga 'Ini Alasan BBM Premium Batal Naik':

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed