Follow detikFinance
Kamis, 11 Okt 2018 15:02 WIB

Alasan Warga yang Bertahan Pakai Pertamax: Beda Tipis sama Premium

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Di tengah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, ternyata masih ada beberapa warga yang memilih bertahan menggunakan pertamax. Alasannya, karena perbedaan harga yang tipis.

Salah satu warga, Wasto mengatakan ia pada dasarnya merupakan pengguna pertamax sejak awal. Alasan penggunaan itu dilakukan agar kendaraan miliknya memiliki mesin yang bagus.

Karena hal itu, ia tidak mempersalahkan adanya kenaikan harga BBM jenis pertamax.

"Saya memang pakai pertamax soalnya kan jarang service kalau diperhatiin karburatornya agak bersihan. Jadi nggak masalah sih kenaikannya," jelas dia kepada detikFinance, Kamis (11/10/2018).


Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bila mengisi tangki bensin penuh dengan jenis pertamax hanya perlu mengeluarkan uang sebanyak Rp 25 ribu. Sedangkan jenis premium hanya berbeda tipis, yakni Rp 20 ribu.

Dengan begitu, ia menilai perbedaan harga yang tipis tersebut tidak menggoyahkan pendiriannya untuk tetap menggunakan pertamax.

"Saya biasa beli (pertamax) Rp 25 ribu penuh. Kalau premium itu Rp 20 ribu. Itu kan beda tipis ya, nggak masalah deh," ungkapnya.


Sekadar informasi, pemerintah telah menaikkan harga BBM non subsidi per 10 Oktober kemarin. Untuk jenis pertamax dari sebelumnya Rp 9.500 per liter menjadi Rp 10.400 per liter.




Tonton juga 'BUMN Tak Tahu Rencana Kenaikan Harga Premium':

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed