Follow detikFinance
Senin, 15 Okt 2018 11:46 WIB

Pakai Alat Ini, Produksi Gas Pertamina EP Meningkat Jadi 109%

Tia Reisha - detikFinance
Foto: Dok Pertamina Foto: Dok Pertamina
Jakarta - PT Pertamina EP yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerja sama di bawah pengawasan SKK Migas berhasil membukukan pencapaian positif hingga triwulan III tahun 2018. Pencapaian ini diraih dengan menciptakan inovasi Well Head Lubricating System.

Dengan inovasi ini, rata-rata produksi gas meningkat sebesar 154 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) atau 109% dari target 143.96 juta kaki kubik per hari.

"Salah satu penemuan baru yang saat ini tengah diimplementasikan oleh tim kami secara mandiri adalah pembuatan Well Head Lubricating System untuk sumur-sumur gas di Prabumulih Field," ungkap Heragung, Sabtu (13/10).


Prabumulih Field Manager PT Pertamina EP Heragung Ujiantoro menyampaikan pencapaian ini berhasil diraih melalui lapangan Asset 2 Prabumulih Field di Sumatera Selatan.

Melalui giat inovasi yang aktif dilaksanakan di lapangan Prabumulih, Heragung menjelaskan PEP Prabumulih Field memasok gas untuk kelistrikan di Sumatera dan Jawa. Untuk itu, kehandalan fasilitas produksi gas menjadi salah satu perhatian utama yang terus tingkatkan melalui inovasi.

Secara khusus, pihaknya juga membentuk tim Project Collaboration Improvement yang diberi nama Gas Poll New (PC-Prove Gas Poll). Tim ini berasal dari Fungsi Gas Production Operation di bawah Gas Production Assistant Manager Wangsit Sinung K.

PC-Prove Gas Poll yang diketuai oleh Yudi Hergantara melakukan inovasi dengan menciptakan alat Well Head Lubricating System. Alat ini merupakan rangkaian pipa yang dipasang di atas kepala sumur namun tanpa menutup kerangan utama dan kerangan sayap sehingga produksi tetap berjalan.

Dengan inovasi ini, tidak diperlukan lagi shutdown atau mematikan produksi sumur gas saat melakukan perawatan terhadap korosi internal. Hal ini dapat mengeliminasi production loss sumur gas sebesar Rp 2 miliar setiap bulan.

"Ini adalah salah bukti kreasi pekerja PT Pertamina EP dan pengabdian PT Pertamina EP Prabumulih Field dalam menjaga ketahanan energi nasional," tegas Heragung.


Rencananya, ungkap Heragung, PEP Prabumulih Field akan terus mengembangkan penemuan yang telah lulus inspeksi HSSE sejak Februari 2018 silam. Ia juga optimis bahwa penemuan ini akan memberikan kontribusi pada ajang inovasi di tingkat nasional.

"Saat ini telah ada tujuh sumur yang menggunakan Well Head Lubricating System. Penemuan ini juga akan kami ikut sertakan dalam ajang inovasi Continous Improvement Program Pertamina EP yang akan diselenggarakan pada 16 Oktober 2018 di Palembang nanti," terang Heragung.

Proses ide dan pembuatan Well Head Lubricating System memakan waktu sekitar empat bulan yang meliputi desain, engineering, pengadaan material, fabrikasi, inspeksi, dan tes operasi. (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed