Follow detikFinance
Senin, 15 Okt 2018 19:01 WIB

Harga Premium Batal Naik karena Keuangan Pertamina Seret?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin Foto: Puti Aini Yasmin
Jakarta - Pemerintah berencana menaikkan harga Premium beberapa waktu lalu. Namun, rencana ini batal tak lama setelah diumumkan.

Lantas, apakah rencana kenaikan tersebut karena keuangan PT Pertamina (Persero) yang tertekan?

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Djoko Siswanto tak menjawab secara tegas pertanyaan tersebut. Dia meminta agar hal itu ditanyakan langsung ke Direktur Keuangan Pertamina.

"Tanya Dirkeu yang baru, mantan Dirut Garuda, tanya coba," kata dia DPR Jakarta, Senin (15/10/2018).


Meski demikian, Djoko mengatakan, pemerintah telah berupaya membantu keuangan Pertamina. Beberapa hal yang dilakukan pemerintah ialah menambah subsidi solar, menyerahkan blok terminasi, dan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax Cs.

"Kalau soal itu kita nambah subsidi Rp 2.000, kan sudah bantu kan. Sama blok-blok dikasih Pertamina otomatis ada revenue. Pemerintah sudah bantu, apalagi. Yang Perta series udah naik juga, udah bantu juga," terangnya.

Kenaikan harga Pertamax Cs sendiri baru terlaksana bulan Oktober dari terakhir perubahan harga di bulan Juli. Meski butuh waktu beberapa bulan, Djoko mengatakan, terpenting pemerintah memberikan penyesuaian harga.

"Pertamina kan baru nggak apa-apa kan, daripada enggak," ujarnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed