Follow detikFinance
Kamis, 18 Okt 2018 07:39 WIB

Masalah Lingkungan Bisa Hambat Proses Pembelian Saham Freeport

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Foto: Ardhi Suryadhi Foto: Ardhi Suryadhi
Jakarta - Proses akuisisi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) hampir rampung sejak Inalum, Freeport McMoran, dan Rio Tinto meneken sales purchase agreement (SPA) 27 September lalu. Meski hampir rampung, proses pengambilalihan saham ini tak luput dari persoalan.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR RI, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, dan Direktur Eksekutif PTFI Tony Wenas kemarin, isu lingkungan menjadi sorotan dalam proses akuisisi saham PTFI. Sebab, Komisi VII mendapat laporan jika aktivitas penambangan PTFI menimbulkan potensi kerugian hingga Rp 185 triliun.

Anggota dewan pun kemudian melayang sejumlah pertanyaan terkait masalah lingkungan ini kepada Bos Inalum. Lantas, apa jawaban Inalum? Apakah masalah lingkungan berdampak pada proses akuisisi? Berikut berita selengkapnya dirangkum detikFinance: (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed