Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 25 Okt 2018 13:25 WIB

Tarif Listrik Diusahakan Tak Naik Sampai Akhir 2019

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Tim Infografis, Kiagoos Auliansyah Foto: Tim Infografis, Kiagoos Auliansyah
Jakarta - Pemerintah telah menyuarakan bahwa tarif listrik tidak naik sampai akhir 2019, setelah sebelumnya menahan kenaikan sampai akhir 2018.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Kementerian Sekretariat Negara Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Jonan bilang, harga listrik bisa tidak naik karena harga energi untuk sebagian pembangkit sudah diatur.

"Sampai akhir 2019 diusahakan tidak akan kenaikan tarif tenaga listrik," katanya.

Keputusan tersebut juga tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang tetap menyediakan anggaran subsidi energi di tahun 2019, salah satunya listrik.


Berdasarkan dari usulan, pemerintah pada 2019 mengalokasikan anggaran subsidi energi sebesar Rp 164,1 triliun. Namun, belakangan ini pemerintah mengusulkan penurunan anggaran subsidi energi menjadi Rp 156,5 triliun.

Angka tersebut ada pemangkasan sebesar Rp 7,6 triliun yang berasal dari subsidi BBM dan elpiji 3 kg, serta subsidi listrik.

Sehingga, subsidi BBM dan elpiji 3 kg turun menjadi Rp 100,1 triliun dari sebelumnya Rp 103,8 triliun dan subsidi listrik sebesar Rp 56,5 triliun dari sebelumnya Rp 60,3 triliun.

Lantas apakah keputusan pengurangan anggaran subsisi sebesar Rp 7,6 triliun dapat merealisasikan niat pemerintah untuk tidak menaikan tarif listrik sampai akhir 2019, patut ditunggu realisasinya.





Tonton juga 'Penetapan Harga Batu Bara agar Tarif Listrik Tak Naik':

[Gambas:Video 20detik]

(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed