Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 13 Des 2018 17:08 WIB

Ke Bandung, Sri Mulyani Bicara Pengembangan Panas Bumi

WIsma Putra - detikFinance
Menkeu Sri Mulyani Indrawati/Foto: Wisma Putra Menkeu Sri Mulyani Indrawati/Foto: Wisma Putra
Bandung - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah membuat berbagai kebijakan untuk mengembangkan energi baru terbarukan, salah satunya geothermal atau panas bumi.

Menurut Sri Mulyani energi panas bumi ini termasuk energi yang memiliki prospek sangat besar, namun tingkat kesulitannya cukup banyak.

"Dulu kesulitanya adalah koordinasi dengan lingkungan karena tempat geothermalnya sendiri bisa berlapis dengan hutan yang dilindungi atau daerah pertambangan lainnya sehingga ini menimbulkan tantangan untuk bisa menatanya," usai Penyerahan Program Community Development PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha yang digelar di Hotel Abang Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (13/12/2018).

Selain itu eksplorasi panas bumi juga berisiko. Untuk itu pemerintah berusaha untuk meminimalisir risiko tersebut dengan kebijakan-kebijakannya dalam rangka pengembangan energi panas bumi tersebut.

"Sekarang sudah dibuat untuk bisa menanggung resiko tersebut, sehingga setiap pengusaha yang ingin melakukan (berusaha) di dalam geothermal tetap bisa melakukan, meskipun risiko cukup tinggi karena ada pemerintah yang mendukungnya," tuturnya.

Selain itu untuk mengembangkan geothermal ini, kata Sri Indonesia juga patut belajar pada negara-negara yang sudah maju pengembangan energi geothermalnya seperti di New Zealand dan Iceland.

"Jadi kita sebagai negara tidak boleh segan belajar pada negara yang sudah baik geotermalnya. Banyak negara-negara yang tadinya tidak memiliki energi atau tergantung pada minyak sekarang bisa berubah. Seperti Iceland sehingga perekonomian mereka bisa kuat," katanya.

Ia juga menambahkan, potensi geothermal di Kabupaten Bandung sangat tinggi. "Disini cukup banyak (potensi geothermal), kita akan terus bekerjasama untuk mengembangkannya," ujarnya.

Pemkab Bandung minta saham

Kabupaten Bandung, Jawa Barat memiliki potensi pengolahan geothermal yang sangat tinggi. Potensinya mencapai 3 ribu megawatt (mw), namun belum tergarap semuanya.

"Potensi geothermal energi di Kabupaten Bandung mencapai 3 ribu megawatt. Baru terproduksi oleh lima perusahaan swasta maupun negara itu di 697 mega watt atau 700 mega watt-an, masih banyak," kata Bupati Bandung Dadang M Naser.

Dadang menyebutkan, salah satunya PT Geo Dipa Energi yang memiliki potensi mencapai 400 mega waat. "Geo Dipa potensinya 400 mega watt, tapi baru diambil 60 mega watt jadi kekayaan di perut bumi Kabupaten Bandung luar biasa," tutur Dadang.

Dadang mengharapkan Pemkab Bandung mendapat saham dari pengelola geothermal itu, pasalnya sampai saat ini keuntungan masyarakat baru berbentuk fisik.

"Saya ingin saham, pemerintah daerah ingin terlibat dalam saham sebagaimana kekayaan alam untuk energi gas alam dan minyak. Kita berharap saham, itu hak kita saham. Kita diberi 5 persen yang lain juga diberi 5 persen, sekarang belum," pungkasnya.



Begini Aturan Pemasangan Panel Surya Atap Rumah

Tonton juga 'Begini Aturan Pemasangan Panel Surya Atap Rumah':

[Gambas:Video 20detik]

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed