Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Des 2018 12:56 WIB

Minta Pengusaha Jaga Lingkungan, Jonan: Potensi Bencana Tinggi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Kontributor Gus Mun Foto: Kontributor Gus Mun
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengimbau kepada perusahaan di sektor ESDM seperti pertambangan mineral, batu bara, minyak, gas hingga panas bumi untuk menjaga kelestarian lingkungan. Sehingga, risiko akan bencana bisa dikurangi.

Hal itu disampaikan Jonan saat memberikan penghargaan pada 116 perusahaan di sektor ESDM karena terlibat dalam penanganan bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

"Karena kalau penggundulan hutan ini potensi bencana makin tinggi, apakah longsor dan sebagainya," kata Jonan di Kementerian ESDM Jakarta, Senin (17/12/2018).


Jonan juga meminta pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memetakan wilayah mana yang berisiko bencana.

"Yang saya juga anjurkan, setiap pemerintah, kabupaten dan kota yang berwenang untuk menerbitkan zonasi tata ruang harus konsultasi Badan Geologi yang mana lokasi layak dihuni oleh manusia karena berpotensi bencana yang tinggi misalnya seperti likuifaksi," tambahnya.

"Likuifaksi dari dari Badan Geologi sudah ada sejak lama, kadang membuat zonasi membuat tata ruang ini tidak diperhitungkan. Saya minta semua pemerintah kabupaten kota untuk sama-sama memeriksa kembali lokasi yang layak huni dan mana lokasi yang kurang layak huni sehingga harus dihidari," jelasnya.


Sejalan dengan itu, Jonan memberikan apresiasi pada perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam penanganan bencana. Apalagi, bantuan juga terus mengalir pasca masa tanggap darurat.

"Terima kasih atas sumbangsihnya untuk membantu saudara kita di Sulawesi Tengah, termasuk emergency rescue tim, medis, dan berbagai bentuk peralatan berat, logistik, dan juga termasuk penanganan pasca ditutupnya masa tanggap darurat," kata Jonan. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed