Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 24 Jan 2019 20:45 WIB

Pertamina EP Inspeksi Kesiapan Pipa Proyek NKT

Moch Prima Fauzi - detikFinance
Foto: Dok. Pertamina Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - PT Pertamina EP melakukan inspeksi kesiapan pipa yang akan digunakan untuk utilisasi Sumur North Kedung Tuban (NKT) guna mendukung kelancaran suplai gas CPP Gundih. Inspeksi dipimpin oleh Asset 4 General Manager PT Pertamina EP Agus Amperianto bersama manajemen Elnusa.

Pada kunjungannya ke PT Cladtek, Agus melakukan inspeksi progres fabrikasi dan rencana delivery pipa bimetal.

"Kami ingin tahu kesiapan PT Cladtek selaku produsen pipa bimetal yang akan kami gunakan untuk kegiatan di Sumur NKT Kabupaten Blora," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/1/2019).

Lebih lanjut, Agus menjelaskan pipa tersebut diperlukan untuk finalisasi project pembangunan flowline khusus atau 'cladding' dari sumur NKT-01 TW mengalirkan gas ke CPP Gundih. Sehingga diharapkan produksi gas di Asset 4 bisa meningkat setelah gas-in dari sumur NKT-01 TW ini, pada bulan April 2019.


"Hal ini mengantisipasi target konsolidasi A-4 yaitu minyak 16.900 bopd dan prod gas 173 MMSCFD," ujarnya

Untuk keperluan utilisasi sumur NKT tersebut dibutuhkan sedikitnya 588 pipa khusus yang akan digunakan untuk mengalirkan gas dari sumur menuju ke CPP Gundih yang akan diolah menjadi Gas yang siap disalurkan ke konsumen.

"Hingga saat ini dari total 588 joint pipa yang dipesan, sudah 367 joint pipa yang dites dan 358 joint pipa di antaranya dinyatakan lolos inspeksi, dan ditemukan 9 joint pipa lainnya belum memenuhi persyaratan, sehingga diperlukan proses inspeksi lebih lanjut untuk keseluruhan pipa yg diproduksi," jelas General Manager PT Cladtek, John Murray.


"Kami akan terus berupaya untuk memenuhi target sesuai dengan yang diharapkan untuk mendukung kegiatan operasional PT Pertamina EP Asset 4," tambahnya.

Sementara itu, Agus menegaskan agar program yang telah ditetapkan menjadi komitmen manajemen PT Pertamina EP Asset 4 dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan.

"Kami percaya dengan adanya sinergi dapat mendukung proses kelancaran program ini demi mendukung ketahanan energi nasional", pungkas Agus. (prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed