Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 04 Feb 2019 18:13 WIB

Pemerintah Kewalahan Awasi Penjualan Online Elpiji 3 Kg

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance Foto: Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance
Jakarta - Pemerintah mengidentifikasi sejumlah tantangan dalam penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi. Tantangan tersebut ialah dari meningkatnya kebutuhan hingga penjualan secara online.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Migas Djoko Siswanto saat rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi VII DPR, Senin (4/2/2019).

"Beberapa tantangan pelaksanaan subsidi elpiji 3 kg yang berhasil diidentifikasi, bahwa elpiji terus meningkat sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.

"Penerima subsidi sulit terindikasi terutama bagi masyarakat yang membeli secara online sehingga langsung diantar ke rumah tangga oleh pangkalan," tambahnya.


Djoko melanjutkan, tantangan dalam penyaluran subsidi selanjutnya ialah pengoplosan dengan mencampur elpiji bersubsidi dan tidak bersubsidi. Dia bilang, pemerintah berupaya mengantisipasi hal tersebut.

Bukan hanya itu, pemerintah juga kesulitan mengawasi harga di tingkat eceran.

"Harga ditingkat konsumen cenderung ditentukan pengecer sehingga pengendalian sulit dilakukan. Karena pemerintah pusat menentukan harga di agen. Kemudian pemerintah daerah menentukan harga di pangkalan. Namun di masyarakat banyak sekali membeli di tingkat pengecer," tutupnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed